Pasien Diabetes Tetap Boleh Makan Nasi Putih, Dokter Ini Sebut Prinsipnya Tidak Ada yang Tidak Boleh
Banyak orang meyakini bahwa pasien diabetes tidak boleh mengonsumsi nasi putih. Dokter ini justru mengungkapkan hal yang berbeda.
POSBELITUNG.CO - Banyak orang meyakini bahwa pasien diabetes tidak boleh mengonsumsi nasi putih.
Penyebabnya, nasi putih tinggi akan karbohidrat dan memiliki indeks glikemik (Glycemic Index/GI) yang tinggi.
Padahal, faktanya bukan berarti pasien diabetes harus berhenti sama sekali mengonsumsi nasi putih.
Chairman Diabetes Connection Care, Eka Hospital, Prof. DR. Dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE menekankan, pentingnya mengontrol porsi nasi putih yang dikonsumsi agar tidak berlebihan.
Ini juga berlaku untuk jenis karbohidrat lain, seperti mie, roti, bihun, singkong, hingga nasi merah.
"Memang dikatakan beras merah GI-nya lebih rendah. Tapi, kalau makan nasi merah dua piring? Tetap gulanya naik," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (1/12/2020).
"Jadi sebetulnya prinsipnya tidak ada yang tidak boleh. Cuma, ada yang boleh banyak, ada yang boleh sedikit."
Baca juga: 9 Buah Ini Bagus untuk Penderita Diabetes, Bisa Menurunkan Atau Mencegah Peningkatan Gula Darah
Adapun GI adalah standar pengukuran seberapa cepat karbohidrat dalam makanan diubah menjadi gula (glukosa) untuk dipakai sebagai energi.
Ukuran ini berupa skala dari 0-100. Gula pasir, misalnya, memiliki angka GI 100 yang artinya karbohidrat dari gula murni sangat cepat diubah oleh tubuh menjadi energi.
Angka GI juga memengaruhi seberapa cepat tubuh memproduksi insulin. Semakin rendah nilai GI suatu makanan, maka akan semakin kecil pengaruhnya pada peningkatan insulin dan gula darah.
Itu sebabnya kenapa orang-orang yang memiliki diabetes sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan GI rendah.

Menurut Healthline, sebuah studi di British Medical Journal menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi nasi putih dalam porsi besar memiliki peningkatan risiko terkena diabetes tipe 2.
Jika Anda telah didiagnosis diabetes, pada umumnya aman untuk mengonsumsi nasi dalam jumlah sedang.
Hanya saja, pastikan Anda mengetahui skor GI dari nasi yang akan Anda makan.
Usahakan untuk mengonsumsi antara 45-60 gram karbohidrat per porsi makan.
Baca juga: Cek Kulit Leher Belakang Anda, Jika Menghitam dan Menebal Bisa Jadi Tanda-tanda Penyakit Serius!
Sebagai gambaran, berdasarkan tabel nilai GI dari Harvard Medical School, per 150 gram nasi putih biasa memiliki GI sekitar 72.
Anda tidak perlu berhenti sama sekali memangkas konsumsi nasi putih jika memiliki diabetes, meskipun nasi memang memiliki GI yang lumayan tinggi.
Beberapa jenis beras mempunyai indeks glikemik yang lebih rendah dibanding jenis beras lainnya.
Sebagai alternatif yang lebih sehat dari nasi putih, Anda bisa menggunakan beras merah (nilai GI 50) atau beras Basmati (nilai GI 63).
Bubur havermut (oatmeal) juga bisa menjadi alternatif karena memiliki GI 55 sehingga termasuk rendah. Kandungan serat oatmeal yang tinggi juga membantu memperlambat laju penyerapan karbohidrat dalam tubuh.
Hal ini tentu memberi efek yang menguntungkan dalam pengendalian kadar gula darah. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pasien Diabetes Tetap Boleh Makan Nasi Putih, asalkan....