Breaking News:

Zlatan Ibrahimovic Bukan Tuhannya AC Milan, Tetapi Sosok yang Berada di Barisan Pertahanan

Hasil analisis performa AC Milan, ternyata pemain yang lebih pas disebut sebagai "Tuhannya" Setan Merah bukan Zlatan Ibrahimovic.

TWITTER.COM/ACMILAN
Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, melakukan selebrasi seusai menjebol gawang Inter Milan dalam laga Sabtu (17/10/2020). 

Zlatan Ibrahimovic Bukan Tuhannya AC Milan, Tetapi Sosok yang Berada di Barisan Pertahanan

POSBELITUNG.CO - Zlatan Ibrahimovic datang ke AC Milan pada paruh kedua kompetisi lalu.

Kehadiran bomber gaek itu langsung mengubah I Rossoneri, julukan AC Milan.

Zlatan Ibrahimovic mencetak banyak gol, membimbing pemain muda, dan menanamkan mental yang lebih tangguh kepada para pilar AC Milan.

Hasilnya AC Milan hanya kalah sekali dalam berbagai kompetisi sejak sepak bola Italia membuka pintu lockdown pada Maret lalu.

Saat ini tim asuhan Stefano Pioli sedang memimpin klasemen Liga Italia dan lolos ke babak 32 besar Liga Europa sebagai juara grup.

Baca juga: Anak Angkat Cristiano Ronal Tolak Tawaran ke Manchester United, Martunis: Saya Tinggal Satu-satunya

Sesuai karakternya yang sering menunjukkan kepongahan, Zlatan Ibrahimovic pun kerap menyebut dirinya sebagai "Tuhannya" AC Milan yang sedang on-fire ini.

Namun, AC Milan saat ini sedang tersendat dengan hanya meraih hasil imbang dalam dua laga terakhir di Liga Italia menghadapi Parma dan Genoa.

Hasil-hasil minor ini lantas dikaitkan dengan absennya Ibra karena mengalami cedera.

Akan tetapi, menyatakan AC Milan tergantung pada Ibrahimovic kurang tepat.

Nyatanya, pada 2020, ketika tidak memainkan Ibrahimovic, AC Milan masih mampu meraih 11 kemenangan dan 5 hasil imbang.

AC Milan bahkan meraih rata-rata poin di Liga Italia sedikit lebih tinggi ketika tidak memainkan Ibra.

Dengan Ibrahimovic di dalam tim, AC Milan meraih rata-rata 2,37 poin per pertandingan.

Tanpa Ibra, AC Milan malah mendapatkan rata-rata 2,5 gol per pertandingan.

Baca juga: Deretan Tips Memakai Daun Jeruk yang Tepat untuk Memasak, Nomor 3 Jarang Dilakukan

Sky Sport Italia membuat analisis performa AC Milan dan ternyata mereka menemukan pemain yang lebih pas disebut sebagai "Tuhannya" Setan Merah.

Orang itu bukan Zlatan Ibrahimovic, melainkan Simon Kjaer.

Bek AC Milan, Simon Kjaer.
Bek AC Milan, Simon Kjaer. (TWITTER.COM/TRANSFERNEWSCEN)

Seperti Ibra, Kjaer juga absen dalam beberapa pertandingan terakhir karena mengalami cedera.

Sejak Maret, AC Milan memainkan 20 pertandingan dengan Kjaer ada di dalam line-up.

Hasilnya AC Milan mendapatkan rata-rata 2,6 poin per pertandingan dan kebobolan 18 gol atau rata-rata 0,9 gol per laga.

Kjaer absen saat AC Milan ditahan SPAL 2-2, menang 2-1 atas Sampdoria, kemudian diimbangi Parma dan Genoa dengan skor 2-2.

Ketika bek asal Denmark itu tidak bermain, AC Milan hanya meraih rata-rata 1,5 poin per partai dan kebobolan rata-rata 1,75 gol per pertandingan.

Baca juga: Target Nyata AC Milan Bukan Scudetto! I Rossoneri Ingin Kembali ke Liga Champions

Kelihatan bahwa performa AC Milan menjadi lebih buruk hampir dua kali lipat saat Kjaer menghilang dari tim.

Sekarang AC Milan sedang harap-harap cemas menanti kabar kebugaran Zlatan Ibrahimovic dan Simon Kjaer.

Pada Kamis (17/12/2020) pagi, kedua pemain senior AC Milan ini masih berlatih sendiri dan terpisah dari tim.

Akan tetapi, pelatih Stefano Pioli akan membuat keputusan pada Jumat.

AC Milan akan menghadapi dua pertandingan berat pada tutup tahun 2020.

Mereka bertamu ke Sassuolo pada 20 Desember dan menjamu Lazio tiga hari kemudian. (*)

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Tuhannya AC Milan Bukan Zlatan Ibrahimovic, tetapi Simon Kjaer

Editor: M Ismunadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved