Breaking News:

Joe Biden Diperlakukan Berbeda, Twitter Bakal Reset Akun Pemerintahan AS saat Trump Lengser

Twitter mengeluarkan kebijakan berbeda saat Joe Biden menjabat Presiden Amerika Serikat. Kebijakan ini berbeda dari sebelumnya.

AFP via GETTY IMAGES
Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden 

Joe Biden Diperlakukan Berbeda, Twitter Bakal Reset Akun Pemerintahan AS saat Trump Lengser

POSBELITUNG.CO - Twitter mengeluarkan kebijakan berbeda saat Joe Biden menjabat Presiden Amerika Serikat.

Kebijakan ini berbeda dari sebelumnya.

Rencananya, akun resmi milik Kepresidenan Amerika Serikat, @POTUS, akan di-reset oleh pihak Twitter ketika presiden terpilih Joe Biden dilantik pada 20 Januari 2021 mendatang.

Artinya, seluruh pengikut dan tweet akun @POTUS akan dihapus dan kembali menjadi nol.

Kabar ini juga disampaikan Digital Campaign Presiden terpilih Joe Biden, Rob Flaherty, melalui sebuah kicauan Twitter.

"Twitter telah memberitahukan kepada kami bahwa sekarang perintahan Biden harus mulai dari (angka follower) nol," kicau Flaherty dalam tweet yang diunggahnya.

Baca juga: Besok Senin, Dewan Electoral AS Pilih Joe Biden Sebagai Presiden Baru, MA Tolak Gugatan Trump

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheHill, Rabu (23/12/2020), Twitter mengonfirmasi pihaknya juga akan me-reset akun resmi lainnya milik pemerintahan AS seperti akun @WhiteHouse, @VP, @FLOTUS, @PressSec, @Cabinet, dan @LaCasaBlanca.

Seluruh akun tersebut juga akan dihapus pengikutnya setelah diambil alih oleh pemerintahan Biden.

Flaherty tampaknya tidak senang dengan perubahan kebijakan transisi akun pemerintahan ini.

Halaman
12
Editor: M Ismunadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved