Breaking News:

Warga Inggris Serbu Supermarket, Baru 1 Jam Lockdown Nasional Inggris Diumumkan, Barang Pokok Ludes

Tak lama setelah Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengumumkan lockdown nasional, seluruh supermarket diserbu oleh masyarakat yang panik.

Editor: M Ismunadi
AFP/JESSICA TAYLOR
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara kepada anggota parlemen tentang pembatasan baru terkait pandemi Covid-19, di House of Commons di London, Inggris, Selasa (22/9/2020). 

Warga Inggris Serbu Supermarket, Baru 1 Jam Lockdown Nasional Inggris Diumumkan, Barang Pokok Ludes

POSBELITUNG.CO - Tak lama setelah Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengumumkan lockdown nasional, seluruh supermarket diserbu oleh masyarakat yang panik kehabisan barang-barang persediaan.

Barang-barang bahan pokok makanan hingga tisu toilet di supermarket diborong ludes sekitar satu jam setelah lockdown diumumkan, seperti yang terjadi di Ilford, London Timur, menurut laporan The Sun pada Selasa (5/1/2021).

Antrean panjang pembeli terlihat di supermarket Costco di Manchester, Birmingham, Leeds, Essex, dan Watford, menunggu untuk membeli kebutuhan mereka dalam jumlah besar.

Lorong perlengkapan toilet roll di supermarket Tesco di Huntingdon, Cambridgeshire, seketika kosong karena orang-orang membeli banyak untuk stok selama lockdown nasional hingga pertengahan Februari.

Baca juga: Petinggi Liga Inggris Bahas Wacana Penundaan Premier League Akibat Peningkatan Kasus COVID-19 

Makanan beku telah dikosongkan dari lemari es. Roti serta buah dan sayuran segar juga habis.

Supermarket telah mendesak orang-orang untuk tidak menimbun barang, tetapi masyarakat tampaknya masih panik, tidak memperhatikan.

Mereka menimbun makanan beku dan barang-barang lainnya, seperti yang mereka lakukan saat lockdown nasional pertama pada Maret 2020.

Toko-toko kebutuhan pokok akan tetap buka selama 6 pekan ke depan, tetapi orang Inggris didesak untuk tinggal di rumah sebanyak mungkin.

Satu orang menulis di Twitter pada Selasa pagi waktu setempat, "Pagi! Selamat hari kedua. Pelanggan sudah ada sepanjang malam. Jangan panik membeli."

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved