Breaking News:

Banjir Belitung

Petugas Damkar BPBD Kabupaten Belitung Bantu Warga Evakuasi Barang Berharga

Satu unit rubberboat dan mobil penarik kendaraan milik Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Belitung, Jumat (15/1/2021) dikerahkan untuk membantu

istimewa
Tim Damkar BPBD Kabupaten Belitung, Jumat (15/1) ketika mengevakuasi kendaraan roda empat milik warga yang terendam banjir di perumahan Billiton Regency Desa Aik Raya. (Pos Belitung/Disa Aryandi) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Satu unit rubberboat dan mobil penarik kendaraan milik Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Belitung, Jumat (15/1/2021) dikerahkan untuk membantu evakuasi barang-barang di rumah penduduk terendam banjir.

Dua unit alat membantu evakuasi rumah warga di Billiton Regency. Tim evakuasi ini, mengeluarkan barang-barang elektronik seperti kulkas, televisi, dan mesin cuci dari rumah yang terendam banjir.

Selain mengevakuasi barang elektronik, tim Damkar BPBD Belitung mengevakuasi satu unit mobil. Mobil tersebut dalam kondisi sudah terendam banjir, sehingga harus ditarik menggunakan sling yang ada di mobil damkar.

Satu di antara rumah warga terendam banjir, rumah seorang pemuda bernama Firman. Rumah yang tepat berada di RT 41 Desa Aik Rayak, Tanjungpandan (Perumahan Billiton Regency) itu, sudah terendam banjir sejak, rabu (13/1/2021).

Ketinggian air pada pukul 14.00 WIB, Jumat (15/1/2021) mencapai pinggang orang dewasa pada bagian dalam rumah. Pada pekarangan rumah, mencapai ketinggian dada orang dewasa.

"Ini sudah bertahan, naik air ini mulai dari subuh tadi. Saya juga sudah mengeluarkan barang - barang elektronik, takut air nya semakin tinggi," kata Firman kepada Posbelitung.co, Jumat (15/1/2021).

Ia sudah menjadi korban banjir beberapa hari belakang. Selama rumahnya tersebut terendam banjir, ia hanya tidur pada kursi sofa yang sudah terletak di bagian tinggi. Sofa itu, berada dibagian teras rumahnya.

"Sudah dua malam tidur di sofa lah, tidak kemana-mana. Sekalian jaga barang - barang juga. Ini masih menunggu lah nanti perkembangan nya, kalau nanti semakin parah, kami mengungsi," katanya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved