Berita Belitung Timur

Buaya Enam Meter Diduga Terkam Dandi,  Pencarian Korban Dilanjutkan Besok

Proses pencarian Dandi (20), korban terkaman buaya, dihentikan pada pukul 17.00 WIB karena cuaca yang tidak mendukung serta luasnya lokasi kejadian me

posbelitung.co
proses pencarian korban hilang diterkam Buaya di Desa Limbongan, Kecamatan Gantung, Belitung Timur. Senin (25/1/2021) (Posbelitung/Suharli) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG  - Proses pencarian Dandi (20), korban terkaman buaya, dihentikan pada pukul 17.00 WIB karena cuaca yang tidak mendukung serta luasnya lokasi kejadian menjadi kendala bagi Tim SAR gabungan.

"Kendala kami cuaca hujan deras dan banya hewan buas yang berkeliaran," ujar Danpos SAR Belitung, Rahmatullah Hasyim saat ditemui Posbelitung.co di lokasi kejadian.

Dia menyampaikan saat proses pencarian memang ditemui buaya yang berkeliaran dan belum tentu buaya itu yang menerkam korban.

"Untuk posisi korban saat ini kami belum tahu, pencarian korban akan dilanjutkan besok, Selasa (26/1)," ucapnya.

Pantauan Posbelitung.co di lapangan dua ruber boad diturunkan dalam proses pencarian korban, serta dibantu kapal nelayan.

Mereka melakukan penyisiran di sekitar Teluk Merambai Tanjung Labun Desa Limbongan, Kecamatan Gantung, Belitung Timur.

"Karena menurut saksi ukuran buaya pajangnya sekitar enam meter. Kami harapkan Tim SAR Gabungan juga berhati-hati, bila melihat korban juga harus melihat situasi disekitarnya, jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Sementara itu Kepala BPBD Belitung Timur, yang juga mejabat sebagai Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi yang juga turun langsung kelapangan menyampaikan peristiwa warga di terkam buaya di pantai hingga hilang meruoakan kali pertamanya terjadi di Beltim.

Pasalnya kejadian-kejadian sebelumnya buaya menyarang warga ada disungai ataupun muara sungai.

"Ini di bibir pantai di pinggir karang yang notabene air asin, jadi ini pertama kali beda dengan kejadian sebelumnya," ujar Ikhwan.

Ikhwan mengingat agar warga yang mencari nafkah di laut terutama nelayan tepai agar sangat berhati-hati.

"Memang beberapa waktu lalu mereka muncul di pesisir pantai namun belum ada kejadian hingga memakan korban," ujarnya.

Dia menyampaikan karena zona pencarian adalah pantai, pengaruh cuaca hujan deras dan gelombang membuat pencarian korban tidak bisa optimal.

Paman Korban diterkam Buaya, Bani yang turut mencari korban menggunakan rubber boad mengaku sudah tidak sangup lagi melihat lokasi dimana Dandi diterkam buaya, pasalnya ketika buaya menerkam keponakannya dia melihat langsung saat buaya itu membawa korban.

"Tidak tega saya ke tempat itu lagi. Kemarin sekitar setengah empat sore, saya sempat melihat pertama saya lihat tangan kemudian buaya intu mengangkat badan (korban) menghadap saya, lalu tenggelam, timbul lagi ditengah," ucap Bani.(Posbelitung.co/Suharli)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved