Breaking News:

Pasien Tak Sadarkan Diri, Pegawai Apotek Diadili Gara-gara Tulisan Dokter Tak Jelas

Gara-gara tulisan dokter tak jelas, dua pegawai apotek jadi terdakwa. Pasien yang minum obat tak sadarkan diri.

Penulis: tidakada008
Editor: Fitriadi
Handout
Okta Rina Sari (21) dan Sukma Rizkiyanti Hasibuan (23) bersama penasihat hukumnya. 

POSBELITUNG.CO - Dua pegawai apotek jadi terdakwa gara-gara tulisan dokter di kertas untuk menebus resep obat tidak jelas.

Obat yang diberikan petugas apotek salah. Akibatnya pasien yang minum obat tak sadarkan diri.

Belum lama ini dua pegawai apotek itu dihadapkan ke pengadilan.

Peristiwa tersebut terjadi di Medan, Sumatera Utara pada 2018 silam.

------------------------------------

Dua wanita muda yang duduk di kursi terdakwa di Ruang Cakra 2, Pengadilan Negeri Medan, terus menunduk.

Mereka menatap lantai sambil menunggu Ketua Majelis Hakim Sri Wahyuni menjatuhkan vonis yang akan menentukan nasib para mantan pekerja apotek ini. 

Keduanya adalah Okta Rina Sari (21), warga Lingkungan 1, Kelurahan Namogajah, Kecamatan Medantuntungan; dan Sukma Rizkiyanti Hasibuan (23), warga Jalan Pematangpasir Gang Tapsel, Lingkungan 14, Kelurahan Tanjungmulia, Kecamatan Medandeli, Kota Medan.

"Memutuskan menjatuhkan vonis bebas atau Vrijspraak kepada terdakwa Okta Rina Sari dan Sukma Rizkiyanti Hasibuan karena berdasarkan fakta-fakta di persidangan tidak terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar pasal yang didakwakan penuntut umum. Memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat, serta martabatnya,” kata hakim sambil mengetuk palu, Rabu (27/1/2021).

Dituntut jaksa 2 tahun penjara, ditahan sejak Juli 2020

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved