Deretan Makanan Ini Pantang Disantap Saat Imlek, Begini Makna di Baliknya

Dalam kepercayaan masyarakat etnis Tionghoa, ada makanan yang pantang dimakan saat Imlek.

Editor: Novita
Gambar oleh Mufid Majnun dari Pixabay
Ilustrasi salak 

POSBELITUNG.CO - Dalam kepercayaan masyarakat etnis Tionghoa, ada makanan yang pantang dimakan saat Tahun Baru Imlek.

Satu di antaranya adalah makanan yang berkulit tajam seperti buah salak.

Mengapa makanan seperti buah salak tidak boleh dimakan saat perayaan Imlek?

Berikut lima makanan yang pantang dimakan saat tahun baru Imlek berserta makna di baliknya.

1. Salak

Dikutip dari laman Kompas.com yang tayang pada Selasa (13/02/2018), dijelaskan oleh Aji Chen Bromokusomo dari Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia, ada makanan yang tidak boleh ada saat merayakan Imlek.

Di antaranya adalah buah salak.

Makanan dengan kulit yang tajam seperti salak tidak boleh dimakan saat perayaan Imlek.

Hal itu dikarenakan kulit makanan yang tajam memiliki makna seperti tantangan yang bisa mempersulit kehidupan di masa yang akan datang.

2. Bubur

Bubur merupakan makanan yang dianggap memiliki pengharapan yang buruk.

Terlebih, bubur merupakan nasi yang sudah menjadi lembek dan berair.

Selain itu, bubur juga dianggap seperti orang yang kesusahan secara ekonomi.

3. Lobster

Ilustrasi hidangan lobster
Ilustrasi hidangan lobster (Pixabay/MP1476)

Ditambahkan dalam laman Delish, makanan yang pantang dinikmati saat perayaan Imlek adalah lobster.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved