Breaking News:

Berita Belitung

Selama 2021 Ada 19 Pendaftar Haji Baru, Estimasi Keberangkatan Jadi 22 Tahun

Terkait rencana keberagaman jemaah calon haji (calhaj) tahun ini masih tetap mengacu pada kebijakan Kemenag RI.

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Bangunan PLHUT Kantor Kemenag Belitung yang telah diresmikan Sekjen Kemenag Nizar Ali, Senin (8/3/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Selama Januari 2021 ada sebanyak 17 pendaftar haji baru, kemudian Februari 2021 sebanyak dua orang yang telah mendaftarkan dirinya di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung.

Sedangkan pada 2020 lalu, ada 168 orang yang telah mendaftar. Hingga saat ini daftar tunggu keberangkatan haji mencapai 800 jemaah calon haji (calhaj).

"Dari data Februari ini, daftar tunggu keberangkatan haji di Belitung sudah 22 tahun," kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Suyanto, Senin (8/3/2021).

Berarti jemaah yang mendaftar di 2021 ini dapat menunaikan rukun Islam kelima tersebut pada 2043 mendatang.

Ia menambahkan, terkait rencana keberagaman jemaah calon haji (calhaj) tahun ini masih tetap mengacu pada kebijakan Kemenag RI.

Sebelumnya, ada tiga opsi kemungkinan pemberangkatan calhaj tahun ini karena pandemi Covid-19. Bisa saja semua jemaah berangkat, berangkat hanya setengah dari kuota yang ditentukan, atau bisa saja kembali dibatalkan karena pandemi.

"Berharap mudah-mudahan ada keberangkatan haji dan pandemi berakhir apakah ada vaksin," jelasnya.

Kemudian kini pelayanan haji dan umrah bisa dilakukan di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) yang berlokasi tepat di belakang gedung kantor Kemenag Belitung Jalan Anwar, Tanjungpandan.

Gedung tersebut telah diresmikan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nizar Ali yang didampingi Kepala Kantor Kemenag Bangka Belitung M Ridwan, dan Kepala Kantor Kemenag Belitung Masdar Nawawi. Juga dihadiri Bupati Belitung H Sahani Saleh serta jajaran pejabat dilingkungan Kemenag.

Dalam sambutannya, Nizar mengatakan, gedung PLHUT ini diperuntukkan agar memangkas birokrasi layanan haji.

"Kami ingin mencoba, selama ini pendaftaran haji mondar mandir, jadi memangkas birokrasi denganmembangun PLHUT. Karena di sini juga ada layanan setoran haji, jadi langsung saja, sehingga tidak perlu mondar-mandir," ucapnya.

"Keluar dari sini bisa dapat nomor kursi atau estimasi keberangkatan haji. Memangkas birokrasi panjang dan melelahkan," imbuhnya.

Gedung PLHUT ini juga bisa dimanfaatkan buat manasik haji. Sebagai lanjutan dari gedung KUA yang juga memiliki ruangan manasik. Dengan demikian ASN Kemenag mampu memberikan pelayanan yang nyaman kepada jemaah calon haji. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved