Berita Belitung Timur

Objektif Memotong Anggaran Refocusing, Pembelian Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati Beltim Dicoret

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur akan melakukan refocusing kembali, Bupati belitung Timur Burhanudin menegaskan harus objektif

Posbelitung.co/Suharli
Bupati Belitung Timur, Burhanudin 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Pemerintah Kabupaten Belitung Timur akan melakukan refocusing kembali, Bupati belitung Timur Burhanudin menegaskan harus objektif dalam memotong anggaran jangan sampai anggaran berkenaan untuk pelayanan publik juga direfocusing.

"Nah kalau untuk pelayanan publik (direfocusing) itu kan bahaya kami tidak mau. Bupati dan wakil Bupati Belitung Timur yang pertama minta agar mobil baru dinas bupati dan wakil bupati dicoret, dan sudah dicoret. Artinya kami mencoba melakuka rasionalitas atas anggaran kita tapi betul-betul melihat persoalan dalam pelayanan di masyarakat,"tegas Aan sapaan sehari-hari Bupati Belitung Timur itu, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan jangan sampai refocusing sembarangan pangkas sehingga menyebabkan pemerintah daerah tidak jalan.

"Saya pikir pemeritah pusat juga paham. Anggaran yang direfocusing itu unyuk kepentingan misal vaksin, membelit swab antigen, nah kedepan saya meminta pemanfaatan anggaran (refocusing) itu paling penting, saya ingin memperkuat basis bawah puskesmas polindes dan pustu itu harus paling awal dilatih penangangan covid-19," jelas Aan.

Ia  berharap pihak puskesmas, pustu, bidan desa  bisa melakukan swab antigen.

"Jadi pasien rujukan ke RSUD itu sudah di swab antigen dari bawah. Saya sudah meminta kepada kadinkes perkuat pelayanan publik ditingkat bawah, puskemas-puskesmas kita harus kuat, sehinga pasien yang dirujuk ke rumah sakit tidak ada lagi menunggu harus swab antigen dulu sementara pasien misalnya sudah dalam keadaan darurat," ujar Aan.

Dia menambahkan, berkenaan dengan pasien yang meminta kembali ke rumah mereka dari rumah sakit karena sudah merasa sehat, Aan meminta pihak rumah sakit juga tetap evaluasi dengan cara bekerjasama dengan puskemas melalui dinkes sebagai koordinator.

"Jadi pasien yang dikembalikan harus dipantau oleh puskesmas, misalnya bahwa pasien yang sebelumnya dirujuk dari puskesmas kecamatan A sudah dikembalikan ke rumah puskesmas kecamatan A dimohon untuk meminta melakukan pemantauan evaluasi terhadap kesehatan yang bersangkutan," ungkap Aan.

Aan menyampaikan hal itu juga sudah disampaikan kepada Dinkes beberapa waktu lalu untuk melakukan tatareformasi pada bidang kesehatan.

Tak hanya bidang kesehatan saja menurutnya pelayanan lainnya seperti pendidikan juga akan dipantau guna memperkuat pelayanan ke masyarakat. (Posbelitung.co/Suharli)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved