Ragam Tradisi Ramadan di 5 Negara, Ada Tembakan Meriam Penanda Buka Puasa hingga Mengumpukan Permen

Nah, bicara tentang Ramadan, tentu identik dengan berbagai wisata religi juga kuliner. Tentu saja yang yang tak tertinggal adalah tradisi puasa Ramad

Editor: Novita
Ahmad Ardity /Pixabay
Ilustrasi menunggu waktu berbuka puasa di bulan Ramadan 

Tradisi haq al laila berlangsung pada tanggal 15 sha'ban, yakni bulan sebelum Ramadan.

Anak-anak berkeliaran di lingkungan mereka dengan mengenakan pakaian cerah.

Mereka mengumpulkan permen dan kacang dalam sebuah tas jinjing yang dikenal sebagai kharyta.

Semuanya dilakukan sambil menyanyikan lagu-lagu lokal tradisional.

Di  Uni Emirat Arab, perayaan ini dianggap tidak terpisahkan dari identitas nasional Emirat.

3. Seheriwalas mengumumkan sahur di India.

Selama bulan suci Ramadan, seheriwalas akan berjalan-jalan di kota pada jam-jam menjelang pagi hari.

Mereka meneriakkan nama Allah dan Nabi.

Hal itu dilakukan untuk melakukan panggilan sahur bagi umat Islam.

Praktik yang telah berlangsung selama berabad-abad ini masih dilakukan di beberapa bagian Old Delhi, terutama di lingkungan dengan populasi Muslim yang tinggi.

Mereka mulai berkeliling sejak pukul 2.30 pagi dengan membawa tongkat untuk mengetuk pintu dan dinding rumah warga.

Bagi sebagian besar seheriwalas, tradisi tersebut telah diturunkan dari generasi ke generasi.

4. Berkumpul untuk bermain permainan mheibes di Irak.

Pada dini hari, beberapa generasi orang di seluruh Irak berkumpul untuk bermain mheibes tradisional.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved