Breaking News:

Berita Kriminalitas

JPU Kejari Belitung Terima Pelimpahan Perkara, Tersangka Pembunuhan Sijuk Terancam Hukuman Mati

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung Tri Agung Santoso menerima penyerahan tersangka berikut barang bukti perkara pembunuhan di Desa Sijuk.

Posbelitung.co/Dede Suhendar
JPU Kejari Belitung menerima penyerahan tersangka berikut barang bukti dari penyidik Polsek Sijuk, Rabu (28/4/2021). 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung Tri Agung Santoso menerima penyerahan tersangka berikut barang bukti perkara pembunuhan di Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung pada Rabu (28/4/2021).

Tersangka Rizky Al Fadhil (18) tiba bersama jajaran penyidik yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sijuk Bripka Jaka Setia Utama.

Jaksa Tri Agung mengatakan tersangka diancam Pasal 340 subsider Pasal 338 Tentang Pembunuhan Berencana, dan lebih Subsider Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. 

"Ancamannya hukuman mati atau seumur hidup. Dalam waktu dekat kami akan mendaftarkan kasus ini ke Pengadilan Negeri Tanjungpandan untuk segera disidangkan," ujar Tri Agung kepada posbelitung.co.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sijuk Bripka Jaka Setia Utama menambahkan jajarannya sudah memenuhi petunjuk dari jaksa pada berkas pemeriksaan.

Kemudian setelah berkas dinyatakan lengkap atau P21 proses selanjutnya penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap dua.

"Setelah kami penuhi petunjuk dari jaksa, kita limpahkan tersangka ke Kejaksaan Negeri Belitung," katanya.

Sebelumya tersangka Rizky diamankan Unit Reskrim Polsek Sijuk karena melakukan pembunuhan terhadap Sherly Novianto, pada Februari 2021 lalu di Dusun Piak Aik, Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Pria berusia 18 tahun itu nekat menghabisi nyawa korban menggunakan sebilah parang diduga termakan isu bahwa ayahnya meninggal akibat disantet keluarga korban.

Setelah terlibat cekcok, tersangka lalu membacok korban berkali-kali hingga meninggal dunia saat hendak dibawa ke RSUD dr H Marsidi Judono Tanjungpandan.

"Setelah kita lakukan penangkapan, dia mengakui perbuatannya. Dalam kasus ini, kita juga telah melaksanakan rekontruksi untuk mengetahui kronologis secara langsung," ungkap Jaka. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved