Breaking News:

VIDEO

Empat Maskapai Konfirmasi Tidak Lakukan Penerbangan

Empat unit pesawat, biasa melakukan penerbangan di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung, Selasa (4/5/2021)

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Empat unit pesawat, biasa melakukan penerbangan di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung, Selasa (4/5/2021) sudah memutuskan untuk tidak melakukan penerbangan pengangkutan penumpang pada saat pemberlakuan larangan mudik.

Empat maskapai itu, Garuda Indonesia, Air Asia, Sriwijaya Air dan Nam Air. Namun untuk pesawat Sriwijaya, tetap melakukan penerbangan ke Belitung, hanya saja membawa cargo. 

Jadwal penerbangan cargo tersebut, tiga kali saat larangan mudik tersebut diberlakukan, yaitu tanggal 6 Mei, 15 dan 18 Mei 2021. 

"Itu yang sudah konfirmasi kepada kami, tidak melakukan penerbangan. Untuk Batik Air (Lion Air Group), keputusan nya besok, dan Citilink sementara ini masih sesuai jadwal biasa," kata Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan Untung Basuki kepada Posbelitung.co, Selasa (4/5/2021).

Secara keseluruhan, frekuensi penerbangan rute Belitung - Jakarta atau sebaliknya ada 4 flight setiap hari. Sedangkan flight rute Belitung - Pangkalpinang ada dua kali sehari.
Khusus penerbangan Pangkalpinang - Belitung, normalnya dilakukan oleh pesawat Nam Air dan Lion Air Group.

"Kalau yang pesawat Citilink nanti menunggu konfirmasi lanjutan, karena tingkat keterisian seat nya juga jadi acuan mereka terbang atau tidak. Tapi sementara jadwalnya masih seperti biasa. Paling kalau ada penundaan, biasa dihubungi penumpangnya," jelasnya.

Keberangkatan transportasi udara Bangka dan Belitung, kini sudah dikategorikan mudik. Tetapi keberangkatan itu tetap diberlakukan apabila penumpang tersebut berkeperluan perjalanan dinas, menjenguk keluarga meninggal dunia, keperluan bersalin, dan keperluan perobat.

Tetapi untuk memperlancar perjalan itu, kini managemen Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan sudah sepakat menyediakan posko tambahan. Posko ini untuk mengecek seluruh dokumen perjalanan penumpang, lantaran ada beberapa persyaratan harus dilengkapi, sebagai dukungan perjalanan.

"Syarat itu misalkan surat keterangan Desa setempat, surat kesehatan, dan kalau yang perjalanan dinas harus ada surat tugas. Nah perjalanan dari Belitung ke Bangka atau sebalik nya sudah diputuskan, bahwa itu masuk kategori mudik, walaupun satu lingkup provinsi," bebernya.

Sepekan belakang, untuk situasi penumpang di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, mengalami peningkatan mencapai 40 persen. Peningkatan itu, sangat terlihat dibandingkan pergerakan penumpang pada awal ramadan.

"Mungkin di awal ramadan masyarakat masih menahan diri melakukan keberangkatan, tetapi sekarang sudah tidak lagi," pungkasnya. (Posbelitung.co/disa aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved