Breaking News:

Berita Belitung

HET Daging Sapi Tunggu Kabar Pemprov Bangka Belitung

Hingga saat ini belum ada patokan resmi terkait harga eceran tertinggi (HET) daging sapi. HET tersebut masih menunggu kabar dari Pemerintah Provinsi

Posbelitung
ILUSTRASI: Darmanto satu di antara pedagang hewan kurban sapi dan kambing di kecamatan kelapa Kampit, saat akan mengantarkan sapi pesanan warga. Kamis (16/7/2020) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -  Hingga saat ini belum ada patokan resmi terkait harga eceran tertinggi (HET) daging sapi. HET tersebut masih menunggu kabar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel).

"Penetapan HET daging sapi direntukan oleh pihak provinsi yang disampaikan ke Kabupaten kota. Jadi kami masih menunggu kabar HET tersebut," kata Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja (KUKMPTK) Belitung, Adnizar kepada Posbelitung.co, Selasa (4/5/2021).

Dia memperkirakan, misal harga daging sapi Rp160.000 perkilogram dirasanya sudah cukup tinggi. Persoalannya saat ini bukan pada masalah harga akan tetapi daya beli konsumen yang sedang turun.

"Kalau pedagang sapi mematok harga tinggi juga, kan rugi juga mereka sementara daya beli turun," ujar Adnizar memprediksi stok sapi masih aman.

Sementara itu jelang H-3 Idul Fitri  nantinya juga akan ada pedagang daging sapi dadakan. Sedangkan pedagang daging ayam dadakan berencana membuka lapaknya H-5 Idul Fitri, di deretan Jalan Sungai Siburik Tanjungpandan.

"Untuk harga ayam saat ini sekitar Rp45 Ribu- Rp48 Ribu perkilogram, kalau tahun lalu mentoknya Rp60 Ribu perkilogram," ujarnya.

Sedangkan untuk harga bumbu dapur menurutnya tetap stabil, penurunan harga terdapat pada komuditas cabe, yang sebelumnya mencapai harga Rp100 ribu perkilogram saat ini berada di angka Rp 50Ribu perkilogram. (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved