Depresi Dicerai Istrinya, Tukang Becak di Sergai Bakar Diri Tewas Mengenaskan

Luka bakar yang dialaminya cukup parah, sempat dibawa ke rumah sakit sayang nyawanya tak tertolong

Editor: Hendra
net
Ilustrasi bakar diri. 

"Dia ngantarkan mamaknya ngemis. Setelah ibunya selesai dilihat becak anaknya kok ditinggal. Ibunya kemudian menyuruh adiknya jemput becak," kata Kades yang kebetulan bertetanggaan dengan korban.

Setelah sampai di rumahnya di Desa Sei Buluh kemudian keluarganya pun pada malam hari langsung mendapat kabar kalau korban sudah di rumah sakit dengan luka bakar.

Saat itu mereka pun langsung bergegas ke rumah sakit.

"Tengah malam meninggal dan pukul 04.00 WIB tadi jasadnya sampai di kampung kita ini. Kalau luka bakarnya hampir 80 persen tubuhnya," katanya.

Informasi yang dihimpun korban membakar diri di area bantaran rel kereta api di kawasan Kampung Tempel Kelurahan Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan.

Ia pertama kali ditemukan oleh warga dan kemudian dibawa ke rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Sergai, Iptu Deny Indrawan Lubis menyebut pihaknya sudah melakukan penyelidikan atas kasus ini.

"Berdasarkan hasil lidik dan pemeriksaan saksi dari pihak keluarga korban diduga depresi semenjak cerai."

"Pada saat pulang mengamen dengan ibu kandungnya kondisi tangki becak mereka kosong dan selangnya sudah terlepas," kata Iptu Deni.

Diduga dengan bensin dari becaknya inilah kemudian korban membakarkan diri.

(TribunMedan.com/Indra Gunawan)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Diduga Membakar Diri, Seorang Pria Asal Desa Nagur Serdangbedagai Tewas Mengenaskan

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved