Mengenal Manfaat Black Garlic, Bawang Putih yang Difermentasi

Namun, mungkin nama bahan makanan ini masih asing terdengar di telinga sebagian besar masyarakat Indonesia. 

Editor: Novita
Pixabay
Ilustrasi bawang putih 

POSBELITUNG.CO - Pernahkah kamu mendengar nama black garlic?

Black garlic atau bawang putih hitam telah dikonsumsi oleh masyarakat Korea Selatan , Jepang, dan Thailand selama berabad-abad.

Hal ini black garlic  memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

Namun, mungkin nama bahan makanan ini masih asing terdengar di telinga sebagian besar masyarakat Indonesia. 

Lalu, apa itu black garlic?

Dilansir dari penelitian berjudul “Black garlic: A critical review of its production, bioactivity, and application”, black garlic adalah bawang putih biasa yang telah difermentasikan dalam waktu tertentu dengan suhu tinggi dan terkontrol kelembapannya.

Proses ini menjadikan bawang putih menjadi berwarna hitam, lebih manis, dan memiliki konsistensi kenyal.

Disamping perubahan rasa dan tekstur, proses fermentasi yang telah dilakukan juga memberikan sejumlah manfaat tambahan, berikut ini di antaranya.

1. Memiliki kandungan antioksidan lebih banyak

Black garlic memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi daripada bawang putih biasa.

Hal ini disebabkan, kandungan allicin dalam bawang putih diubah menjadi senyawa antioksidan, yakni alkaloid dan flavonoid selama proses fermentasi.

Antioksidan adalah senyawa yang membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif, yakni kerusakan yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis, seperti kanker, jantung, dan lain sebagainya.

2. Dapat mengatur gula darah

Selain dapat mencegah kerusakan oksidatif, black garlic juga dapat mengatur gula dalam darah.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved