Sejumlah Tempat di Dunia Ini Jarang Dapat Sinar Matahari, Ada yang Punya Matahari Buatan
Nah, bagi kita yang tinggal di Indonesia, harus bersyukur bisa menikmati manfaat sinar matahari setiap setiap hari.
Daerah ini mendapat julukan sebagai tempat paling mengandung planet bumi.
Hal ini karena Torshavn hanya mendapat kurang lebih 2, 4 jam sinar matahari atau 840 jam per tahun.
Suhu tertinggi di daerah ini adalah sekitar 12 derajat celcius.
Sedangkan ketika musim dingin tiba suhu di sini hanya berkisar 6 derajat celcius.
3. Barrow di Alaska
Barrow yang sekarang bernama Utqigvik terletak di Alaska Utara.
Tempat ini selalu diselimuti oleh kegelapan tanpa sinar matahari selama kurang lebih 65 hari atau disebut dengan malam kutub.
Uniknya, setelah mengalami malam kutub, tempat ini akan terus mendapat sinar matahari selama berbulan-bulan.
4. Rjukan, Norwegia
Tempat ini dikelilingi oleh pegunungan tinggi, hal inilah yang membuat daerah ini jarang terkena sinar matahari.
Warga Rjukan tidak mendapat sinar matahari yang cukup sekitar enam bulan.
Namun, kini warga Rjukan dapat menikmati sinar matahari lebih lama dari biasanya.
Hal ini karena saat ini telah terpasang cermin besar bertenaga surya yang dipasang di ketinggian 450 meter di atas kota.
Jadi mirip Matahari buatan, ya?
Dikendalikan oleh komputer membuat cermin ini bisa bergerak mengikuti arah sinar matahari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-sinar-matahari-xx.jpg)