Breaking News:

Sekolah Tatap Muka, Jokowi Minta Hanya 2 Jam Saja, Ini Kata Kemendikbudristek

Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas hanya digelar selama dua jam.

Penulis: tidakada008 | Editor: Fitriadi
SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Simulasi pembelajaran tatap muka di SMP. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Pembelajaran tatap muka di sekolah sudah kembali diberlakukan.

Pemberlakuan sekolah tatap muka dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Sebagian sekolah menerapkan belajar tatap muka secara terbatas.

Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas hanya digelar selama dua jam.

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Jumeri arahan Jokowi tersebut merupakan contoh.

 "Jadi pak presiden memberi contoh, memberi perumpamaan bahwa kalau memang perlu dua hari seminggu masing-masing dua jam," ucap Jumeri dalam webinar yang digelar Kemendikbudristek, Selasa (8/6/2021).

Menurut Jumeri, berdasarkan SKB 4 Menteri disebutkan maksimal jumlah siswa yang boleh mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas sebesar 50 persen.

Sementara Jokowi memberikan arahan untuk menggelar 25 persen.

Terkait hal tersebut, Jumeri mengatakan pembelajaran tatap muka terbatas akan bersifat dinamis.

"Sesuai SKB itu maksimal 50 persen dari kelas. Pak presiden memberikan arahan 25 persen. Saya kira ini bersifat dinamis," tutur Jumeri.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved