Rudianto Tjen Sebut Hasil Rakerda PDIP di Babel Secara Aklamasi Usul Puan Jadi Capres 2024

Hasil Rakerda ini merupakan kelanjutan usulan dari Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PDI Perjuangan di seluruh wilayah Babel

Editor: Edi Yusmanto
Pos Belitung
Rudianto Tjen 

POSBELITUNG.CO -  DPD PDI Perjuangan ( PDIP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) selesai menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Tanjungpandan, Belitung, Rabu (6/6/2021) lalu.

Hasilnya, secara aklamasi seluruh DPC dan DPD PDIP Provinsi Bangka Belitung mengusulkan Puan Maharani sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Hasil Rakerda ini merupakan kelanjutan usulan dari Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PDI Perjuangan di seluruh wilayah Babel.

Hal ini sebagaimana ditegaskan Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung, Rudianto Tjen.

"Rakerda PDI Perjuangan Bangka Belitung menyepakati secara aklamasi, mengusulkan kepada Ibu ketua umum Megawati Soekarno untuk mencalonkan Ibu Puan Maharani sebagai Calon Presiden RI pada Pemilihan Presiden tahun 2024 nanti," kata Rudi melalui keterangannya, Sabtu (12/6/2021).

Lebih lanjut, Rudi mengatakan diusulkan nama Puan sebagai Capres 2024 mendatang, bentuk aspirasi para kader PDI Perjuangan Babel dari tingkat ranting.

"Jadi kesepakan mengusulan agar Ibu Puan Maharani dicalonkan sebagai Capres 2024 adalah aspirasi semuanya dari ranting, PAC, DPC, sampai DPD," ujar Rudi.

"Rekam jejak Puan Maharani di Partai, Eksekutif, dan saat ini memimpin lembaga Legislatif, ditambah lagi sebagai penerus trah Bung Karno, jadi pertimbangan signifikan di forum Rakerda sehingga satu suara menginginkan Puan Maharani dapat dicalonkan bu ketum pada Pilpres 2024," imbuhnya.

Sementara itu, mulai ramainya pembicaraan terkait bursa Capres 2024 mendatang termasuk nama Puan Maharani yang cukup menjadi perhatian publik, mendapat analisa dari Direktur Eksekutif Veritas Data, Iqbal Themi.

Menurutnya, nama-nama populer yang masuk radar publik untuk jadi Capres 2024 mendatang, patut diperhitungkan.

"Semua kandidat populer yang muncul saat ini perlu diperhitungkan kans-nya sebagai Capres 2024 nanti. Apalagi orang kuat di partai politik. Seperti Prabowo di Gerindra, Puan di PDI Perjuangan, Airlangga di Golkar, AHY di Demokrat, dan sebagainya," kata Iqbal.

Iqbal menambahkan, setidaknya ada tiga pertimbangan yang perlu diperhitungan dalam kompetisi elektoral dan berlaku umum, yakni kapasitas, elektabilitas, dan logistik.

"Pertama, jika konteks membaca Puan Maharani, untuk faktor kapasitas Puan Maharani pernah di eksekutif sebagai Menko dan saat ini memimpin legislatif, Ketua DPR RI," ucap Iqbal.

Tak hanya kapasitas, elektabilitas juga patut menjadi perhitungan dalam menentukan pilihan untuk maju dalam kompetisi Pemilu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved