Berita Belitung

Saprin Ingatkan Pelamar CPNS Jangan Percaya pada Pihak yang Mengaku Dapat Meluluskan Seleksi

Informasi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Belitung telah diumumkan, hari ini, Rabu (30/6/2021).

posbelitung.co
Kepala BKPSDM Belitung Saprin (baju putih) bersama Jurnalis Posbelitung.co, Disa Aryandi (baju biru) saat siaran langsung mengulas seleksi CPNS Belitung. Rabu (30/6/2021). (Posbelitung/Suharli) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG - Informasi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Belitung telah diumumkan, hari ini, Rabu (30/6/2021). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Belitung, Saprin mengingatkan agar para pelamar berhati-hati jangan sampai percaya dengan janji dapat meloloskan CPNS maupun PPPK dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

"Dengan adanya seleksi dengan sistem CAT ini Alhamdulillah BKPSDM juga tenang, karena ini terbuka. Jadi jangan percaya bila ada pihak-pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan, karena semua tergantung dari pribadi masing-masing. Kami mengimbau silahkan belajar saja cari contoh soal-soal CPNS atau PPPK yang ada," ujar Saprin.

Dia juga memastikan, BKPSDM Belitung sudah menyiapkan media center bagi pelamar yang ingin berkonsultasi berkenaan pada CPNS dan PPPK di Kantor BKPSDM, pada jam kerja, mulai Pukul 08.00 WIB hingga Pukul 16.00 WIB.

Untuk tenaga kesehatan dan pedidikan katanya, paling banyak dibuka pada Tahun 2021 ini. Hal itu  berdasarkan usulan pihak dinas kesehatan untuk kebutuhan rumah sakit dan Puskesmas.

"Dan hal itu juga karena terbukti di rumah sakit dan Puskesmas masih banyak kurangnya. Seperti dokter, misal kalau kita buka dokter spesialis tidak ada pelamar,seperti tahun sebelumnya 4 formasi dokter spesialis tidak ada yang melamar. Jadi ini mengakomodir yang sebelumnya belum terisi juga," ujarnya.

Sementara itu untuk jabatan guru, banyak dibutuhkan karena pada tahun ini saja, guru yang akan pensiun sekitar 400 orang, sedangkan penerimaan sekitar 107.

"Usulan guru sebenarnya kemarin 300 lebih, namun karena ada juga PPPK, jadi hanya 100 ditambah 7 itu untuk guru agama," ujarnya.

Intinya,  lebih dominan pelamar CPNS dibandingkan PPPK. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan pengisian data secara tepat.

Sebab pernah kejadian ada pelamar yang mendaftar di Belitung Timur (Beltim), tapi alamat tujuan inputnya ke Belitung, sehingga dianggap keliru.

Selain itu, scan dokumen jangan menggunakan handphone. Gunakan lah alat scanner karena hasilnya beda agar lebih memudahkan validasinya.

"Untuk kelengkapan, kalau memang disyaratkan di sistemnya melengkapi selain Ijazah, mohon juga dimasukan transkip nilai. Pada tahun lalu banyak yang hanya memasukan ijazah saja tanpa melampirkan transkip nilai,' sesalnya. (Posbelitung.co/Suharli)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved