Virus Corona
Vitamin D Diburu Masyarakat, Bisa Meningkatkan Imun dan Terapi Covid-19, Ini Penjelasan Ahli UGM
Manfaat vitamin D juga bersifat anti-inflamasi atau anti peradangan, antioksidan, serta neuroprotektif yang terkandung dapat meningkatan imun tubuh
POSBELITUNG.CO, -- Penularan covid-19 yang semakin meningkat membuat masyarakat mencari berbagai macam tentang obat virus corona.
Diketahui covid-19 menyerang sistem imun tubuh. Karena disarankan untuk meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh.
Sistem imun yang tinggi virus mematikan ini tak mudah membuah tubuh diserang hingga sakit.
Belakangan ramai diperbincangkan tentang manfaat vitamin D untuk tubuh.
Bahkan sempat viral masyarakat memborong susu beruang.
Susu beruang disebut-sebut mengandung bahan yang mampu meningkatkan sistem imun tubuh.
Baca juga: Bangka Belitung Pecahkan Rekor Kasus Covid-19, Pangkalpinang Tertinggi, Mikron: Belum Masuk Darurat
Pasien covid-19 dalam masa perawatannya juga diberikan vitamin D untuk terapi.
Tetapi apa hubungannya vitamin D dan covid-19 ini sebenarnya?
"Vitamin C, D dan E paling sering dihubungkan dengan sistem imun. Vitamin D memang salah satu yang berkorelasi dengan sistem imun tubuh," kata Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt, seperti diberitakan Kompas.com, Rabu (7/7/2021).
Prof Zullies mengatakan bahwa kebutuhan vitamin D harian, sebenarnya dapat dipenuhi dari konsumsi makanan sehat dan berjemur di bawah sinar matahari pagi.
Seperti dilansir dari Mayo Clinic, vitamin adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan menjaga kesehatan tulang.
Vitamin D juga mengatur banyak fungsi seluler lainnya dalam tubuh.
Selain itu, manfaat vitamin D juga bersifat anti-inflamasi atau anti peradangan, antioksidan, serta neuroprotektif yang terkandung dapat mendukung kesehatan kekebalan tubuh, fungsi otot, dan aktivitas sel otak.
Akhir-akhir ini suplemen vitamin D banyak diburu masyarakat, karena diyakini manfaatnya dalam meningkatkan imun tubuh dan mencegah infeksi Covid-19.
Sumber vitamin D, seperti dikutip dari Mayo Clinic, tidak secara alami dapat ditemukan di banyak jenis makanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-vitamin-d.jpg)