Update Virus Corona

Belum Sempat Isolasi, Dua Orang Terpapar Covid-19 di Belitung Timur Meninggal Dunia

Dua orang ini belum sempat diisolasi karena saat dibawa ke faskes terdekat baru diswab antigen dan hasilnya positif covid-19.

Ist/BPBD Beltim
Tim BPBD Belitung Timur saat memakamkan jenazah covid-19 di TPU Kampung Gunung, Manggar, Selasa (13/7/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dua orang terpapar covid-19 di Belitung Timur meninggal dunia pagi ini, Sabtu (7/8/2021). Penanggungjawab Isolasi Kewilayahan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Belitung Timur Hutrizal mengatakan dua orang ini belum sempat diisolasi karena saat dibawa ke faskes terdekat baru diswab antigen dan hasilnya positif covid-19.

Dia mengatakan orang pertama yaitu perempuan berinisial SN berusia 81 tahun warga Desa Senyubuk, Kelapa Kampit meninggal pukul 02.30 WIB. Hutrizal bilang mendiang memang sedang sakit glaukoma dan tensi.

"Mendiang diswab antigen dan hasilnya positif, lalu dikuburkan menggunakan protokol kesehatan. Sebelumnya tidak pernah isolasi, namun mendiang diketahui pernah kontak dengan keluarganya yang lebih dulu positif covid-19," kata Hutrizal, Sabtu.

Dikatakan Hutrizal orang kedua yakni perempuan berinisial B berusia 55 tahun warga Desa Simpang Pesak, Simpang Pesak meninggal pagi ini pukul 07.30 WIB. Mendiang B meninggal saat dalam perjalanan menuju RSUD Belitung Timur yang merupakan rujukan dari Puskesmas Simpang Pesak.

Kepala Puskesmas Simpang Pesak dr Rully Surya Darma mengatakan pagi tadi mendiang diswab antigen di puskesmas dan hasilnya positif.

"Mendiang punya gejala sesak napas berat. Lalu setelah koordinasi kami merujuknya ke RSUD dan memasangi mendiang dengan oksigen tekanan tinggi di dalam ambulance sesuai protokol penanganan covid-19. Namun saat akan tiba di IGD RSUD beliau mengalami perburukan hingga meninggal dunia," kata dr Rully.

Hutrizal mengingatkan kepada masyarakat agar jangan takut untuk dites swab antigen, apalagi jika pernah berkontak dengan orang yang positif.

Ia mengatakan virus corona jangan dianggap remeh karena jika terlambat penanganan bisa fatal akibatnya. Hal ini supaya bisa lebih cepat mendapat penanganan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kepada masyarakat yang punya anggota keluarga yang sudah lansia dan sakit tolong dijaga betul kondisinya. Jangan sampai berkontak dengan orang yang punya gejala mengarah ke covid-19 atau bahkan yang sudah positif," imbau Hutrizal. (Posbelitung.co/suharli)
 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved