Breaking News:

Kisah Pilu Albert Einstein, Baru Meninggal Otaknya Jadi Rebutan, Dipotong 240 Disimpan di Botol Jus

Putra Albert Einstein marah melihat otak bapaknya dikeluarkan dari kepala lalu dipotong-potong jadi 240 bagian dan dibagikan ke peneliti

Editor: Hendra
YouTube
Otak Albert Einstein dibedah buat penelitian 

POSBELITUNG.CO -- Tokoh bernama Albert Einstein dikenal dunia karena kejeniusannya.

Tak sedikit orang membandingkan bila ada yang pintar disebut-sebut dengan Albert Einstein.

Namun kematinan Albert Einstein telah menghebohkan masyarakat dunia.

Pasalnya, baru meninggal dunia otak Albert Einstein langsung dibedah dan dikeluarkan dari kepalanya.

Ahli bedah mengambil otak Albert Einstein hanya karena alasan untuk dilakukan penelitian.  

Beberapa jam setelah kematian Albert Einstein pada 18 April 1955, otopsi dilakukan oleh seorang dokter yang benar-benar mencuri otaknya.

Sementara putra Einstein awalnya marah, dia kemudian mengizinkan dokter, seorang pria bernama Thomas Harvey, untuk memberikan otak kepada para peneliti yang ingin mengidentifikasi apakah kejeniusan fisikawan itu berasal dari struktur otak yang berbeda.

Penelitian berliku selama beberapa dekade itu mengungkapkan beberapa hasil kontroversial - dan mungkin dengan mengorbankan keluarga Einstein dan si jenius itu sendiri.

Otak Albert Einstein Dicuri oleh Thomas Harvey

Lahir pada 14 Maret 1879, di Ulm, Jerman, Albert Einstein meninggalkan warisan yang tak tersentuh, dari berteman dengan Charlie Chaplin dan melarikan diri dari Nazi Jerman hingga mendefinisikan ulang studi fisika.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved