Breaking News:

Kunjungi Isolasi Terpadu PPKM Akil Ali, DPRD Belitung Timur: Kami Belum Punya Tempat Isoter Memadai

Komisi III DPRD Belitung Timur menyambangi pusat pemulihan dan karantina mandiri (PPKM) Hendry Winarto di Jalan Akil Ali, Tanjungpandan, Jumat.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: M Ismunadi
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kunjungan anggota komisi III DPRD Belitung Timur ke PPKM Hendry Winarto di Jalan Akil Ali, Tanjungpandan, Jumat (3/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Komisi III DPRD Belitung Timur menyambangi pusat pemulihan dan karantina mandiri (PPKM) Hendry Winarto di Jalan Akil Ali, Tanjungpandan, Jumat (3/9/2021).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi serta fasilitas layanan tempat isolasi yang dikelola oleh komunitas masyarakat itu.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Belitung Timur Akhiruddin mengatakan bahwa di kabupaten tersebut belum memiliki tempat isolasi terpadu (isoter) yang memadai seperti di PPKM.

Maka, pihaknya mendorong pemerintah agar menyediakan tempat isoter seperti itu, baik dari segi fasilitas maupun tenaga medis.

"Karena di sini ada dokter, tenaga kesehatan, dan fasilitas sudah sangat mendukung, termasuk obat-obatan, vitamin, dan berada di alam terbuka sehingga sangat mendukung pemulihan kesehatan pasien Covid-19," katanya.

Kunjungan anggota komisi III DPRD Belitung Timur ke PPKM Hendry Winarto di Jalan Akil Ali, Tanjungpandan, Jumat (3/9/2021).
Kunjungan anggota komisi III DPRD Belitung Timur ke PPKM Hendry Winarto di Jalan Akil Ali, Tanjungpandan, Jumat (3/9/2021). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Baca juga: Video - Mendagri Tito Karnavian Sampaikan Beberapa Point Untuk Belitung

Tempat karantina terpadu, di PPKM tersebut memang hanya digunakan untuk pasien yang memiliki gejala ringan. Tapi para pengelola memiliki komunikasi yang baik dengan pihak rumah sakit daerah apabila ada pasien kondisi berat akan dirujuk.

Sementara itu, pasien Covid-19 di Belitung Timur yang memiliki gejala ringan menjalani pemulihan dengan isolasi mandiri di rumah. Makanya agak menyulitkan pemantauan kesehatan seperti kondisi saturasi oksigen. Pemantauan kesehatan sekadar mengandalkan informasi dari pihak keluarga kepada petugas puskesmas.

"Kalau kami masih isolasi mandiri. Sudah mulai disiapkan isolasi terpadu, namun terbatas masing-masing kecamatan, lebih banyak kalau pasien Covid-19 dirujuk ke rumah sakit daerah," kata dia.

"Ada ruang isolasi A untuk gejala berat, isolasi B untuk gejala sedang, dan isolasi C untuk gejala ringan jadi semuanya masih ditampung oleh rumah sakit pemerintah daerah," imbuh politisi Partai Perindo ini.

Kunjungan anggota komisi III DPRD Belitung Timur ke PPKM Hendry Winarto di Jalan Akil Ali, Tanjungpandan, Jumat (3/9/2021).
Kunjungan anggota komisi III DPRD Belitung Timur ke PPKM Hendry Winarto di Jalan Akil Ali, Tanjungpandan, Jumat (3/9/2021). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Selain itu, lanjutnya, Beltim juga belum ada komunitas masyarakat yang bergerak terorganisir seperti yang dilakukan Komunitas Sosial Belitung (KSB) yang mengelola PPKM. Sejauh ini, bantuan bagi pasien Covid-19 berupa pemberian bantuan langsung dari pribadi masing-masing.

Sementara, komunitas masyarakat yang mengelola isoter sudah dalam wadah yang terorganisir serta mulai bergerak sejak awal Covid-19 dari Maret 2020. Dari mulai membantu alat cuci tangan, memberikan bantuan masker, dan hand sanitizer yang berlanjut pada penyediaan tempat isoter.

"Kami dari komisi III DPRD Belitung Timur melihat tempat isolasi terpadu Hendry Winarto Akil Ali, kami sangat memberikan support kepada tempat isoter ini karena memang sangat peduli denga Covid-19 yang ada di Pulau Belitung. Tidak hanya (pasien Covid-19) dari Kabupaten Belitung, tapi juga dari Kabupaten Belitung Timur," tuturnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved