Wajah Muhammad Kece Bonyok Digebuki, Napoleon Bonaparte Marah, Ini Pengakuannya Ketika Agama Dihina

Wajah Muhammad Kece, tersangka kasus penistaan agama bonyok dihajar Napoleon Bonaparte. Tubuhnya dilumuri dengan kotoran di dalam rutan Bareskrim

Tayang:
Penulis: Hendra | Editor: Hendra
istimewa
Penampakan M Kece dengan wajah bonyok diduga dianiaya di Rutan Bareskrim Polri 

Dia telah mendapatkan perawatan di RS Polri sesaat insiden penganiayaan itu terjadi pada akhir Agustus 2021 lalu.

"Iya sudah berangsur membaik," tukasnya.

Tersangka Penista Agama Lapor Dianiaya

Bareskrim Polri membenarkan Muhammad Kece melaporkan kasus dugaan penganiayaan yang dialaminya di dalam rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Laporan tersebut didaftarkan Muhammad Kece dengan nomor laporan polisi 0510/VIII/2021/BARESKRIM pada 26 Agustus 2021 lalu.

Kasus itu dilaporkan pelapor atas nama Muhammad Kosman.

"Kasusnya adalah pelapor melaporkan bahwa dirinya telah mendapat penganiayaan dari orang yang saat ini jadi tahanan di Bareskrim Polri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Lebih lanjut, Rusdi menuturkan pihaknya juga tengah mengumpulkan alat bukti yang memperkuat adanya kasus penganiayaan tersebut.

Nantinya, pihaknya juga akan segera melakukan gelar perkara.

"Tentunya penyidik sedang mengumpulkan alat-alat bukti lainnya yang relevan tentunya untuk menuntaskan kasus ini. Nanti dari alat bukti itu akan dilakukan gelar perkara dan akan menentukan tersangka dalam kasus ini," ujar dia.

"Yang pasti adalah kasus ini telah ditangani oleh kepolisian. Dan tentunya akan dituntaskan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku," tutupnya.

Sumpah Irjen Napoleon Bonaparte Ketika Agama Islam Dihina

Irjen Napoleon Bonaparte secara terang-terangan mengakui perbuatannya telah menganiaya Youtuber Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte usai diperiksa sebagai tersangka di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (28/8/2020).
Irjen Napoleon Bonaparte, (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Bukan tanpa alasan yang jelas, perbuatan itu dilakukan Napoleon Bonaparte karena sudah mengganggu agama Islam.

Pengakuan ini disampaikan oleh Irjen Napoleon Bonaparte dalam surat terbukanya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved