Breaking News:

Penemuan Bayi

Bayi Ditemukan di Membalong Punya Nama, Kini Dalam Pengawasan Dinas Sosial Belitung  

Wajah mungilnya tenang, tertidur pulas saat perawat RSUD Marsidi Judono memasangkan bedong dann selimut. Dalam dekapan perawat, bayi yang ditemukan di

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Perawat RSMJ Marsidi Judono saat menggendong bayi Muhammad Sapta, Kamis (23/9/2021). Bayi ini ditemukan di Membalong beberapa waktu lalu. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Wajah mungilnya tenang, tertidur pulas saat perawat RSUD Marsidi Judono memasangkan bedong dann selimut. Dalam dekapan perawat, bayi yang ditemukan di Membalong beberapa waktu lalu ini nampak anteng meski banyak orang di sekelilingnya. Matanya tetap terpejam meski orang-orang silih berganti menggendongnya. 

Setelah sempat dirawat di RSUD Marsidi Judono (RSMJ) selama 8 hari, bayi berhidung mancung ini kini diserahkan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kabupaten Belitung.

Direktur RSMJ dr Hendra Sp. An dan perwakilan DSPPPA menandatangani penyerahan bayi itu, disaksikan dokter dan perawat serta pengasuh panti yang dititipi tanggung jawab mengasuh bayi laki-laki ini. 

"Dengan ini pihak pertama telah menyerahkan bayi beserta identitasnya kepada pihak kedua. Dan pihak kedua menerima penyerahan bayi dengan identitas sebagai bayi nyonya X, jenis kelamin laki-laki, tanggal lahir 16 September 2021, jam penemuan 21.00 WIB, berat 2.470 gram, panjang lahir 46 sentimeter," kata dr. Hendra.

Meski ketika ditemukan si bayi dalam kondisi tidak stabil, syukurnya kini ia dalam kondisi sehat. Dokter yang merawat bayi selama di RSMJ, dr. Daniel Surjadinata, Sp. A mengatakan bayi ini selama dirawat sempat demam dan kuning. Lalu setelah diobati dan dirawat akhirnya kini dalam kondisi stabil. 

Sebelum diserahkan kepada pihak yang akan merawat, perawat RSMJ juga menyampaikan kondisi bayi, termasuk kondisi bayi yang telah diimunisasi. Berikut pula dengan cara merawat bayi laki-laki tersebut. 

Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Hak Anak DSPPPA Erniwati menyampaikan bahwa sementara ini bayi tersebut menjadi tanggung jawab pihaknya. Bahkan bayi itu juga telah diberi nama Muhammad Sapta oleh Kepala DSPPPA Nurman Sunanda. 

"Diberi nama Muhammad Sapta karena bayi laki-laki yang lahir September. Biar tidak terus disebut sebagai bayi nyonya X, kan kasihan. Tapi ini nama sementara, bisa saja nanti diganti," ucapnya. 

Saat ini dinas tersebut juga telah menunjuk panti asuhan untuk merawat bayi sambil menunggu proses selanjutnya. Juga sembari menunggu orang tua atau keluarga yang mengakui si bayi tampan ini. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved