Breaking News:

Berita Belitung

Berada di Jalur ALKI, Pos TNI AL Mendanau Belitung Dikaji untuk Ditingkatkan Jadi Lanal

Pos TNI AL Mendanau, di Kecamatan Tanjungpandan, Belitung, sudah masuk rencana pengkajian, agar ditingkatkan menjadi Pangkalan Angkatan Laut (Lanal).

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Eltjandring
Pos Belitung/Disa Aryandi
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pos TNI Angkatan Laut (AL) Mendanau, di Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, sudah masuk rencana untuk dilakukan pengkajian, agar ditingkatkan status menjadi Pangkalan Angkatan Laut (Lanal).

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, satu di antara kunjungan ke Belitung hari ini, untuk melihat kondisi tersebut.

Apalagi Belitung merupakan daerah pariwisata dan perairan Belitung berada pada jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

"Lanal kan ada di Belinyu (Pulau Bangka), dan Belitung ini ada jalur ALKI. Saya ke sini (Belitung) akan meninjau itu, apakah Pos TNI AL di sini (Belitung) bisa dikembangkan menjadi Lanal," kata KASAL kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).

Untuk Lanal di Belinyu Pulau Bangka, kini berstatus tipe B. Namun tidak dipungkiri, apabila status Pos TNI - AL bisa di tingkatkan, bisa type C atau B.

"Tentunya tugas pangkalan itu, tugas utamanya untuk mendukung logistik unsur-unsur operasional. Sehingga harus memiliki dermaga, dan harus mampu apabila ada satuan udara, marinir," ucapnya.

Namun, lanjut dia, berbagai persyaratan dalam meningkatkan tipe Pos TNI-AL Mendanau, tetap akan melihat persyaratan terlebih dahulu.

Terutama dari segi ketersediaan lahan, sarana dan prasarana untuk mendukung operasional.

"Kemudian nanti akan kami putuskan, ini memenuhi syarat atau tidak. Tentunya akan kami lakukan pengkajian dulu, makanya saya mengajak Pak Gubernur dan Pak Kapolda, apakah ada lahan yang bisa dibangun untuk Lanal type C atau B," jelasnya.

Sebelumnya, KASAL berada di Belitung untuk melihat langsung latihan pendaratan pasukan khusus intai amfibi di pesisir laut utara Belitung, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Ia terkesan selama pelaksanaan latihan di Belitung, lantaran pesisir pantai Belitung memiliki berbagai rintangan, seperti bebatuan granit dan karang.

Latihan pendaratan TNI-AL ini, bukan kali pertama di Belitung, tetapi pada tahun 2019 lalu.

"Jadi sebelum ini sudah pernah. Ini sebetul nya bukan untuk pendaratan Amfibi saja, tetapi juga bisa untuk pendaratan khusus, walaupun itu operasi besar atau kecil, yang penting sasaran bisa dihancurkan oleh pasukan khusus tadi," pungkasnya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved