Breaking News:

Advertorial

Bupati Belitung Timur Launching Sistem e-Kinerja

Pemerintah Kabupaten Beltim berkomitmen meningkatkan pelayanan yang prima kepada masyarakat, satu dari sekian upayanya yaitu mereformasi birokrasi

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Novita
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Bupati Belitung Timur meluncurkan sistem e-Kinerja, Selasa (9/11/2021). 

PSBELITUNG.CO - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berkomitmen meningkatkan pela­yanan yang prima kepada masyarakat.

Satu dari sekian upayanya yaitu mereformasi birokrasi terhadap tata pemerintahan serta meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) dalam bekerja.

Realisasinya yakni meluncurkan sistem ­e-Kinerja bertema “Belitung Timur Menuju Era Digitalisasi Sistem Kinerja ASN” di Auditorium Zahari MZ, Manggar, Selasa (9/11/2021).

Bupati Belitung Timur Burhanudin (Aan) mengatakan, penerapan e-Kinerja sebagai perwujudan visi misi dalam rangka membenahi manajemen penyelenggaraan tata peme­rintahan agar berjalan sesuai asas umum penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

Menurutnya, penerapan e-Kinerja ini berpedoman pada Permenpan RB Nomor 8 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil.

Maka dari itu, penting dilakukan upaya guna meningkatkan kualitas kinerja ASN yang bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Sistem e-Kinerja ini sebagai alat ukur prestasi kinerja organisasi dan ASN yang sekaligus dapat memantau dan mengevalu­asi kinerja mereka. Penerapan e-Kinerja menghasilkan dokumentasi kerja pegawai dengan baik karena tiap-tiap pegawai menginput apa yang dilakukannya setiap hari,” jelas Aan.

Dia menjelaskan, penerapan e-Kinerja ini juga bertujuan meningkatkan motivasi kerja pegawai, karena perhitungan beban kerja akan dikonversikan menjadi Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), sehingga mereka yang giat bekerja dan rutin menginput pekerjaannya akan mendapatkan nominal lebih besar.

“Besaran TPP yang diperoleh adalah bentuk reward dan punishment terhadap kinerja pegawai yang bersangkutan sehingga diharapkan tidak akan ada lagi kesenjangan. Jadi mau tidak mau harus bekerja maksimal kalau mau dapat tambahan lebih,” kata Aan.

Kepala BKPSDM Belitung Timur, Yuspian, menjelaskan, pengukuran kinerja ASN itu dibagi dalam dua variabel utama, yaitu kehadiran dengan bobot 30 persen dan kinerja dengan bobot 70 persen.

Yuspian menyebut, aplikasi e-Ki­nerja ini dikembangkan melalui kerja sama antara Pemkab Beltim dengan Badan Kepegawaian Negara dan Pemkab Belitung. Yakni dengan mengintregrasikan Apikasi E-kinerja yang sebelumnya telah dikembangkan oleh Badan Kapegawaian Negara (BKN) dengan Aplikasi Absensi Elektromk E-Absensi dan Apikasi TPP (E-TPP).

Pengembangan aplikasi ini tentunya disesuaikan dengan kebutuhan, ketersediaan insfrastruktur, dan kemampuan SDM aparatur di Kabupaten Beltim saat ini.

Dikatakannya penerapan aplikasi e-Kinerja juga dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Bupati Belitung Timur periode 2021-2026, khususnya dalam rangka membenahi manajemen penyelenggaraan ketatapemerintahan, seperti terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, terwujudnya pelayanan publik yang efektif dan efisien, serta terwujudnya kelembagaan dan manajemen SDM aparatur yang efisien.

“Insyaallah setelah launching (peluncuran) sekaligus uji coba pelaksanaan e-Kinerja bagi seluruh pegawai sejumlah 2.694 orang. Adapun target akhir diberlakukan secara efektif pada Januari 2022 di mana pelaksanaan e-kinerja sudah diterapkan sebagai dasar pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP),” ucap Yuspian. (advertorial/s1)

peluncuran Sistem E kinerja
Bupati Belitung Timur meluncurkan sistem e-Kinerja, Selasa (9/11/2021).  (posbelitung.co/Bryan Bimantoro)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved