Lipsus Kue Satu Khas Belitung

Kue Satu Jadi Pengingat Momen saat Lebaran

Meski kini banyak varian kue dan camilan ringan lain saat Lebaran, namun kue satu serta kue kering lainnya tetap memiliki penggemarnya tersendiri.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Yanti, pemilik UMKM Al Dzaky, mengemas kue satu di kediamannya, Senin (29/11/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Aneka kue kering memang menjadi sajian khas saat Idulfitri.

Itulah yang mengingatkan Yansa, warga Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, ini, dengan beragam kue-kue kering tradisional.

Satu di antara kesukaannya, yakni kue satu.

Kue yang khas dengan warna putih ini mengingatkannya akan memori masa kecil.

Kue ini selalu tersaji dalam stoples yang disiapkan bagi para tamu yang datang berlebaran.

Tekstur renyah dan manisnya kue ini tak terlupakan.

Baca juga: Memproduksi Kue Satu Oleh-oleh Khas Belitung untuk Wisatawan, Yanti Sukses Berbekal Resep Orangtua

"Kalau yang selalu khas di rumah itu ya kue satu, rintak, dan dodol Belitung," ucapnya kepada Posbelitung.co, Selasa (30/11).

Menurutnya, kue-kue kering tradisional memang seakan tak lekang waktu.

Meski kini banyak varian kue dan camilan ringan lain saat Lebaran, namun kue satu serta kue kering lainnya tetap memiliki penggemarnya tersendiri.

Bahkan kini menemukan kue kering tak hanya saat lebaran saja.

Untuk konsumsi harian, banyak kue kering dijual berdasarkan pesanan atau pun bisa didapatkan toko oleh-oleh.

"Jadi sekarang lebih mudah, tinggal cari toko oleh-oleh atau toko lain pun ada jualan. Lumayan untuk saat bersantai atau ada tamu, bisa jadi teman cemilan sambil minum kopi," tuturnya. (del)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved