Rintihan dari Toilet Kampus Bikin Geger, Saat Didobrak Ada Mahasiswi Lemas dan Sosok Tak Berbalut

Suara rintihan dan teriakan dari dalam toilet di sebuah kampus membuat panik mahasiswa yang ada di sekitarnya.

Tribun Timur
Ilustrasi Toilet Wanita 

POSBELITUNG.CO - Suara rintihan dan teriakan dari dalam toilet di sebuah kampus membuat panik mahasiswa yang ada di sekitarnya.  

Para mahasiswi lalu mencari tahu apa yang telah terjadi di dalam kamar kecil khusus wanita tersebut.

Namun setelah didatangi warga kampus toilet itu menjadi hening.

Hingga akhirnya para mahasiswi memanggil seorang dosen untuk meminta orang di dalam toilet tersebut membuka pintu.

Peristiwa tersebut diabadikan dalam bentuk video kemudian diunggah ke media sosial sehingga viral.   

Melansir Eva.vn pada Selasa (30/11/2021), awalnya seorang mahasiswi mendengar teriakan dan rintihan saat ia ke toilet.

Merasa ada yang tak beres, mahasiswi itu pun menggedor pintu tapi ia tak mendapat jawaban.

Beberapa mahasiswi lain lantas memanggil dosen wanita untuk mengeceknya.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat mahasiswi dan dosen itu menggedor pintu toilet.

"Saya (dosen) di sini, buka pintunya," ujar Dosen.

Setelah menunggu beberapa saat, pintu toilet itu pun terbuka dan terlihatlah pemandangan yang mencengangkan.

Seorang mahasiswi tergeletak di lantai kamar mandi dengan bayi merah di pergelangan tangannya.

Toilet kamar mandi penuh dengan darah yang berceceran.

Dosen dan mahasiswi lain terkejut dan melihat kondisi mengenaskan ini.

Beberapa mahasiswi lain segera menelepon ambulans.

Sang dosen segera menggendong bayi dan menemukan bahwa tali pusarnya belum terputus.

Tak hanya itu, sang bayi itu juga tak bersuara dan menangis yang membuat sang dosen segera memberikan pertolongan pertama.

Saat ambulans datang bayi dan mahasiswi itu pun segera dibawa ke rumah sakit.

Kejadian ini jelas membuat semua orang terkejut, tak ada yang tahu jika mahasiswi itu ternyata hamil 9 bulan.

Mereka juga tak percaya jika mahasiswi asal Harbin, Heilongjiang, Tiongkok itu bisa melahirkan tanpa bantuan tenaga medis.

Netizen pun terbagi menjadi dua kubu dalam menilai kejadian ini.

Sebagian memaki pacar mahasiswi itu yang tega sekali meninggalkan kekasihnya hingga hamil dan melahirkan sendirian.

Mahasiswi kepergok melahirkan di toilet kampus
Mahasiswi kepergok melahirkan di toilet kampus (Eva.vn)

Sementara yang lain mengecam mahasiswi yang bisa-bisa membahayakan kondisi anaknya dengan melahirkan seperti itu.

Bunuh bayi usai melahirkan

Kejadian serupa terjadi di tanah air awal tahun lalu.  

Seorang mahasisiwi berinisial RH (26) asal Kabupaten Indramayu tega menghabisi nyawa bayi yang baru dilahirkannya.

Sadisnya, ia membunuh bayinya di toilet dengan cara mencekiknya.

Kemudian mulutnya disumpal dengan kapur toilet atau kapur barus.

Dilansir dari Kompas.com, mahasiswi berinisial RG kemudian diamankan oleh  aparat Polres Magelang Kota, Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Magelang Kota AKBP R Fidelis Purna Timoranto mengungkapkan, pembunuhan itu terjadi di kamar mandi asrama putri di kompleks RSJ Pr dr Soerojo Magelang, 11 Januari 2021 sekitar, pukul 12.30 WIB.

"Tersangka seorang diri saat melahirkan dan melancarkan aksi sadisnya itu," jelas Fidel saat gelar perkara kasus tersebut di Mapolres Magelang Kota, Selasa (19/1/2021).

Tersangka yang sudah dua minggu magang menjadi perawat di RSJ Prof dr Soerojo itu membungkus jasad bayi dengan plastik kresek, lalu dimasukkan ke koper.

Rencananya, ia akan menguburkan sendiri bayinya di pekarangan belakang asrama namun tersangka merasa lemas sehingga menceritakan temannya (saksi).

Kepada saksi, lanjut Fidel, tersangka mengaku penyakit kista di rahimnya sudah keluar.

Selama ini, tersangka selalu bilang kepada teman satu asramanya kalau memiliki kista di rahim sehingga perutnya besar.

"Dia bilang ke teman seasrama, kalau dalam rahimnya ada kista sehingga perut nampak besar seperti orang hamil," imbuh Fidel.

Menurut Fidel, tersangka belum dapat diperiksa keterangan lebih lanjut karena masih dalam perawatan medis.

Polisi juga akan meminta keterangan teman pria tersangka yang diduga menghamili tersangka.

"Teman pria tersangka sudah kita panggil. Posisi yang bersangkutan di Indramayu," kata Fidel.

Mengaku ke Dokter

Saksi yang hendak menolong tersangka merasa curiga.

Ia melihat ada bungkusan tas kresek di dalam kamar mandi.

Meski begitu, saksi mengajak tersangka ke UGD RSJ Prof dr Soerojo karena lemah dan pendarahan.

Saat di UGD, tersangka masih mengaku kepada dokter dan perawat kalau kistanya keluar sehingga pendarahan.

Tapi hasil diagnosa dokter menyebutkan tersangka pendarahan karena usai melahirkan bayi.

"Dokter bertanya kepada tersangka, akhirnya tersangka mengakui kalau habis melahirkan.

Selanjutnya, dokter, perawat dan saksi ke tempat kejadian perkara, dan menemukan jasad bayi di dalam koper," jelas Fidel. (*/posbelitung.co/GRID.IDhttps://www.grid.id/read/043021364/viral-video-mahasiswi-kepergok-melahirkan-di-toilet-kampus-dosen-dan-teman-langsung-syok-tahu-kondisi-bayi-yang-seperti-ini?page=all)

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved