Mahasiswi Selebgram Diminta Tak Pakai Baju Saat Pemotretan, Begitu Ditolak Malah Jadi Korban Fitnah

Seorang selebgram berstatus mahasiswi mendapat perlakukan tidak senonoh dari pihak yang menggunakan jasanya untuk endorse.

Editor: Eltjandring
india Times
Ilustrasi selebgram berstatus mahasiswi diminta foto tanpa busana. 

Entahnya, ini perbuatan siapa yang pasti polisi sedang mengusut kasus ini karena pihak sekolah mengaku tidak melakukan hal ini.

Menurut informasi, ada wakil kepala sekolah berinisial SR diduga minta foto bagian tubuh ke tiga siswi SMP.  

Foto-foto itu sebagai syarat menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) di Kabupaten Deliserdang tersebut.

Guru wanita tersebut merupakan wakil kepala sekolah sekaligus pembina Paskibra.

Tiga siswi SMP tersebut berinisial A kelas VIII, K kelas VIII, dan Z kelas VIII.

Guru wanita tersebut minta tiga siswi tersebut mengirim foto bagian dada dan alat vital.

Kasus ini bermula saat tiga siswi SMP tersebut mendapat tawaran menjadi anggota Paskibra melalui pesan Whatsapp mereka dari nomor telepon yang mengatasnamakan SR.

Dalam pesan singkat itu, SR minta korban untuk mengirim foto pose tanpa busana.

Dari tiga siswi SMP yang diminta mengirimkan foto, dua di antarnaya telah mengirimkan sesuai permintaan.

Orangtua para siswi ini telah melapor ke polisi.

Mereka tidak terima nomor yang mengatasnamakan Wakil Kepala Sekolah itu sempat meminta foto-foto bagian dada dan foto alat vital mereka.

Ayah korban, Zuh mengetahui kasus ini setelah mendapat telepon dari orang tua siswi lain.

"Dia bilang bahwa isi chat tentang paskibra tujuannya sudah tidak jelas.”

“Saya terkejut sekaligus heran," ucap Zuh.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved