Gubernur Bakal Batasi Pembelian BBM, Erzaldi: Ini untuk Pemerataan

Kebijakan pembatasan pengisian seperti sepeda motor lima liter, 25 liter untuk mobil pribadi dan 35 liter untuk angkutan umum.

Penulis: Riki Pratama |
bangka pos
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bakal mengeluarkan kebijakan membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) hingga pasokan BBM dari Pertamina pulih kembali.

Menurutnya, pembatasan pembelian BBM dilakukan bagi masyarakat, untuk pemerataan, dari kendaraan roda dua, maupun roda empat pribadi dan angkutan umum.

Kebijakan tersebut akan dituangkan ke dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Babel.

"Besok saya minta edaran ini sudah berlaku, nanti surat keterangan (SK) saya tandatangani. Tetapi terlebih dulu siapkan detailnya oleh Sekda dan Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan," jelas Erzaldi, dalam rapat zoom, Sabtu (11/12/2021).

Ia mencontoh, kebijakan pembatasan pengisian seperti sepeda motor lima liter, 25 liter untuk mobil pribadi dan 35 liter untuk angkutan umum.

"Kita akan kirimkan ke Hiswana Migas untuk diteruskan ke tiap SPBU, dan mulai berlaku besok Minggu. Yang terpenting, saya minta Pertamina jangan lama-lama dalam memulihkan ini," harapnya.

Erzaldi mengatakan, keputusan ini diambil setelah mendengar masukan dari Pertamina, maupun forkopimda dan peserta rapat lainnya.

"Pertamina harus membanjiri BBM dalam waktu satu Minggu ini, dalam artian membanjiri ini menyuplai BBM 24 jam sampai antrean betul-betul berkurang," harapnya.

Ia mengharapkan suplainya BBM juga harus adil, merata jangan sampai kalau hanya dibanjiri daerah perkotaan saja.

"Karena takutnya orang akan banyak membeli di kota untuk dijual ke kabupaten lain,"katanya.

Mantan Bupati Bangka Tengah ini juga meminta agar ketersediaan BBM di Babel juga aman bukan 2-3 hari kedepan, tetapi untuk delapan hari ke depan.

Terpisah, Operasional Pertamina Pangkalbalam Riski Kurniawan, mengatakan, pihaknya sedang berupaya secara maksimal akan mengembalikan suplai BBM ke Babel agar kembali normal.

"Hingga pukul 12 siang tadi, dilaporkannya suplai bahan bakar untuk jenis Gasoline, Pertamax, dan Bio Solar telah tersuplai sebesar 70 persen," ujar Riski.

Upaya yang diambil dalam mengahadapi kelangkaan BBM ini, kata Riski dengan menambah jumlah suplai BBM jenis pertalite yang mencapai 25 persen dan Pertamax hingga suplai mencapai 100 persen pada hari ini.

"Upaya langkah ke dua yang kita ambil itu penyaluran rata-rata di Bangka untuk pertalite yang normalnya ada 800 ton perhari. Reguler kami selama di level itu aman untuk Babel. Untuk kemarin malam kejadian kritis, mulai tanggal 7 Desember suplai kami terbatas hanya bisa 70 persen atau 500 KL selama tiga hari sangat berdampak, sehingga terjadi kekosongan di SPBU. Tapi mulai kemarin malam kami menambah 25 persen suplai ke SPBU jadi kurang lebih 1.000 Kilo Liter (KL)," terangnya.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved