Breaking News:

Camat Manggar Gelar Rakor, Sinkonkan Kebijakan Pemkab dan Pemdes

Camat Manggar, Abdul Rachim mengatakan bahwa rakor dilaksanakan agar program-program yang telah ditetapkan dapat diimplementasikan.

Editor: Tedja Pramana
Ist/Diskominfo Beltim
Bupati Beltim, Burhanudin memimpin rakor pemerintahan desa di Aula Pertemuan Kantor Camat Manggar, Kamis (6/1). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Guna tercapainya harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dengan pemerintah desa se-Kecamatan Manggar, para Kepala Desa dan BPD di Kecamatan Manggar menghadiri rapat koordinasi Pemerintahan Desa di Aula Pertemuan Kantor Camat Manggar, Kamis (6/1).

Rapat tersebut dipimpin Bupati Beltim, Burhanudin dan dihadiri Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, Anggota DPRD Babel, Nata Sumitra, Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, kepala desa dan BPD di Kecamatan Manggar dan undangan lainnya.

Burhanudin yang akrab disapa Aan mengatakan rapat koordinasi yang diinisiasi Kecamatan Manggar tersebut merupakan salah satu kegiatan positif untuk meningkatkan koordinasi antara Pemerintahan Desa se-Kecamatan Manggar sehingga tercipta sinergi dalam penyelenggaraan pemerintahan khususnya di Kecamatan Manggar.

"Salah satu tujuan dari diselenggarakannya forum ini adalah untuk melakukan sinkronisasi program kerja Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa," kata Aan dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu Bupati Aan mendengarkan progress capaian kinerja dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di masing-masing desa di Kecamatan Manggar termasuk kendala-kendala dan permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

Camat Manggar, Abdul Rachim mengatakan bahwa rakor dilaksanakan agar program-program yang telah ditetapkan dapat diimplementasikan.

"Kami memiliki tanggungjawab dalam singkronisasi penyelenggaraan pemda hingga ke pemerintah desa. Untuk itu, kami memastikan bahwa target yang ditetapkan Bupati Beltim tahun anggaran 2022 dapat diimplementsikan sehingga perencanaan program dapat tercapai maksimal," ujar Abdul Rachim.

Dalam rakor itu, digelar sesi tanya jawab sehingga para kades dan BPD dapat secara langsung menyampaikan aspirasi dan permasalahan yang dialaminya dan bupati yang turut hadir dapat menindaklanjuti aspirasi dan permasalahannya tersebut.

Kepala Desa Padang Manggar Izhar mengungkapkan perihal wacana pemekaran Desa Padang, pembangunan pelabuhan hingga menjamurnya tempat hiburan malam di Mirang.

"Salah satunya keberadaan kafe-kafe di Mirang, minta tolong ditindaklanjuti agar Desa Padang bersih dari tempat maksiat," ujar Izhar.

Begitu juga yang disampaikan Hendi selaku BPD Desa Baru yang mengungkapkan status rumah dan kondisi jalan di kawasan minopolitan termasuk tidak adanya talud di sana sehingga mengalami abrasi.

Selain itu, Yordan dari BPD Desa Kurnia yang berharap agar drainase di Dusun Kurnia RW 1 dapat diperbaiki karena kondisinya selama bertahun-tahun tergenang air dan banjir. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved