Penyakit TB Paru Bisa Disembuhkan dan Biaya Obatnya Gratis, Ini yang Harus Diperhatikan Pasien

Meski begitu, penyakit TB tetap dapat disembuhkan melalui pengobatan tuntas dan teratur.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Dokter RSUD Marsidi Judono dr Puji Yulie Utami saat berbincang dengan host Lisa Lestari pada program Konsultasi Dokter (Konter), Kamis (20/1/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Penyakit tuberkulosis paru atau dikenal pula sebagai TB paru merupakan penyakit infeksi yang menular.

Cara penularannya tersebut berasal dari penderita yang batuk atau bersin, sehingga percikan dahak atau droplet mengandung kuman kemungkinan tertelan orang yang sehat serta dalam kondisi daya tahan tubuh lemah.

Meski begitu, penyakit TB tetap dapat disembuhkan melalui pengobatan tuntas dan teratur.

Dokter umum RSUD Marsidi Judono, dr Puji Yulie Utami, dalam program Konsultasi Dokter (Konter) via siaran langsung Pos Belitung menjelaskan ada dua macam tipe pengobatan bagi penderita TB.

Pengobatan dilakukan berdasarkan tipe TB yakni sensitif obat atau kebal obat.

"Kalau yang sensitif obat, pengobatan selama enam bulan dan setiap hari mengonsumsi obat secara teratur. Sedangkan yang kebal obat, pengobatannya lebih lama, sekitar 11-22 bulan," jelasnya, Kamis (20/1/2022).

Cara membedakan jenis TB paru yang diderita harus dilakukan melalui pemeriksaan tes cepat molekuler.

Ia juga menjelaskan, pasien yang dalam masa konsumsi obat TB tak boleh berhenti.

Pengobatan TB dilakukan dengan strategi DOTS atau Directly Observed Treatment Shortcourse chemotherapy.

Pemantauan pengobatan langsung dalam jangka waktu tertentu penting dilakukan dengan melibatkan PMO (Pengawas Menelan Obat)

Jika dalam masa pengobatan pasien berhenti, untuk melanjutkan kembali harus dikonsultasikan ke dokter dengan menjelaskan alasan berhenti.

Kemudian harus kembali melakukan pemeriksaan dahak.

Jika masih positif, serta pengobatan berhenti hanya dalam satu bulan, proses pengobatan masih bisa dilanjutkan.

Sementara jika dalam masa tersebut jenis TB berubah, harus dilakukan penyesuaian pengobatan kembali.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved