Lebih Bagus Mainan Anak, Ini Senjata VB Berapi Buatan Malaysia, Tentaranya Malu Diejek Seluruh Dunia

Dunia industri pertanahan mengira senjata buatan Malaysia ini cuma buat mainnan anak-anak saja sampai diejek diseluruh dunia

Tayang:
Editor: Hendra
vignette.wikia.nocookie.net
Senapan buatan Malaysia, VB Berapi jadi bahan olok-olok dunia karena mirip dengan senjata mainan anak-anak 

POSBELITUNG.CO -- Indonesia salah satu negara yang sudah bisa memproduksi senjata sendiri.

Kemampuan Indonesia dalam industri pertahanan ini rupanya membuat gerah negeri Jiran, Malaysia.

Tak mau kalah, Malaysia juga membuat senjata organik buatan dalam negeri.

Malaysia juga ingin tentaranya menenteng senapan organik buatan dalam negeri.

Baca juga: Istri Mau Berhubungan Intim, Suami Tak Kuat Lagi Melayani, Agar Tak Berdosa Ini Penjelasan Ulama

Seperti SS-1 buatan Indonesia yang sangat canggih.

Atau seperti senapan mesin Ultimax 100 buatan Singapura.

Bukannya mendapat pujian, senjata buatan Malaysia ini jadi bahan olo-olokan dunia.

Senjata buatannya tak lebih bagus dari senapan angin buat menembak burung.

VB Berapi LP06, senjata aneh mirip mainan anak-anak buatan Malaysia
VB Berapi LP06, senjata aneh mirip mainan anak-anak buatan Malaysia (vignette.wikia.nocookie.net)

Bagaimana tidak, senjata buatan Malaysia ini modelnya lebih mirip seperti senjata mainan anak-anak.

Pada 2006 lalu, prototipe senjata buatan dalam negeri Malaysia ini diperkenalkan kepada publik.

Rifle atau senjata tersebut dinamai VB Berapi LP06.

Senapan ini diproduksi oleh sebuah perusahaan bernama Vita Berapi.

Direktur utama Vita Berapi, Hasyim Abdul Masjid mengatakan, rancangan dan desain VB Berapi LP06 dibuat oleh Vyktar Prykhodeka.

Baca juga: Israel Hujani Damaskus dengan Rudal, Suriah Halau dengan Iron Dome, Pos Militer Hisbullah Hancur

VB Berapi dibuat dalam tiga prototipe, pistol LP01, Shotgun LP02 dan Rifle LP06.

Namun respon publik Malaysia malah negatif mengenai prototipe VB Berapi.

Sumber: Suar.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved