Jangan Sembarangan Campur Asam Sitrat dengan Cairan Pemutih Baju, Terancam Kena Bahaya Ini

Ada remaja yang mengeluhkan bahwa ibunya keracunan klorin setelah mengikuti video DIY di internet yang mencampurkan asam sitrat dengan cairan pemutih.

Tayang:
Twitter/Sasha Ariana
Tangkapan Layar Video DIY Hoax 

POSBELITUNG.CO - Semua tutorial atau life hack yang beredar di media sosial itu sebetulnya memiliki tujuan yang baik.

Mulai dari memanfaatkan bahan yang murah hingga yang mudah didapatkan.

Namun sayangnya, tak semua tutorial DIY itu bisa dipraktikkan, ada yang menimbulkan kesalahpahaman.

Tak sedikit ada tips yang sesat dan tidak disarankan untuk ditiru.

Seperti cleaning life hack kali ini, yaitu seorang ibu yang asal mencampur zat pemutih baju untuk cepat menghilangkan noda pada perabotan rumah.

Bermodalkan asam sitrat dan pemutih baju, ibu tersebut menunjukkan video tutorial untuk menghilangkan noda hitam pada gayung dengan seketika.

"Asli langsung rontok, ya enggak perlu susah-susah digosok ya," kata seorang ibu sambil menyemprotkan larutan berbahaya tersebut ke gayungnya.

Tapi bukannya menyelesaikan masalah, ternyata ada remaja yang mengeluhkan bahwa ibunya keracunan klorin gegara menuruti saran dari video hoax tersebut.

Tangkapan Layar Tulisan Sasha 2
Tangkapan Layar Tulisan Sasha (Twitter/Sasha Ariana)

"HOAX TIKTOK/WHATSAPP BERBAHAYA !!!

Nyokap gua barusan kena keracunan klorin karena 'cleaning hack' berikut yang rame di-share di Whatsapp, tolong kasih tau ke orang tua yang main WA untuk JANGAN ASAL CAMPUR ZAT PEMBERSIH!!!" tulis Sasha Ariana pada thread Twitternya (23/01/2022).

Dilansir dari laman TikTok Pahamify, dijelaskan pula bahayanya mencampurkan cairan pemutih baju dengan asam sitrat sembarangan.

Salah satu kandungan zat aktif dalam cairan pemutih pakaian yaitu Natrium Hipoklorit (NaOCl).

Jika zat kimia tersebut dicampur dengan asam sitrat maka tingkat keasamannya akan meningkat.

Tak hanya itu, pencampuran tersebut juga memicu pelepasan Gas Klorin (Cl2) dan zat Asam Hipoklorida.

Kedua zat tersebut akan sangat berbahaya bila penggunaannnya tak hati-hati.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved