Video Lokal

Begini Fakta-fakta Nelayan Mengapung di Tanjung Kelayang Belitung

Korban bernama Sudin warga Desa Keciput, Kecamatan Sijuk. Lelaki 65 tahun itu diduga tenggelam saat menarik jaring alias pukat.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Fery Laskari

POSBELITUNG.CO, BELITUNG – Seorang nelayan yang ditemukan mengapung di seputaran Batu Garuda Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Jumat (25/02/2022) sebelumnya pernah menjaring ikan.

Korban bernama Sudin, Warga Desa Keciput, Kecamatan Sijuk. Lelaki 65 tahun itu diduga tenggelam saat menarik jaring alias pukat.

"Dugaan sementara korban tenggelam saat menarik pukat di laut yang mana diperkirakan korban dalam kondisi kurang enak badan saat melaut," ujar Kasipenmas Sihumas Polres Belitung, Ipda Belly Pinem.

Selain itu, dari informasi nelayan tersebut sebelum melaut dalam kondisi tubuh kurang fit.  Namun profesi nya sebagai nelayan tidak menyurutkan hatinya untuk berangkat melaut.

“Korban berangkat melaut sekitar pukul 06.00 WIB. Keluarganya curiga karena pada pukul 11.00 WIB korban tidak kunjung pulang, biasanya sudah pulang pada pukul 09.00 WIB, karena hanya mengecek hasil jaringan yang sebelumnya sudah dipasang,” ujarnya.

Lantaran tidak pulang, menantu korban bersama warga berinisiatif mencari di sekitar lokasi korban memasang pukat.

"Di lokasi hanya ditemukan perahu tapi korban tidak ada. Setelah dilakukan penyisiran, korban ditemukan mengapung di sekitaran batu garuda dalam kondisi meninggal dunia," kata Pinem.

Pihak keluarga segera menghubungi Polsek Sijuk dan Satpolair untuk mengevakuasi korban bersama warga sekitar pukul 13.00 WIB.

Kemudian, jenazah dibawa ke rumah duka dan langsung disemayamkan karena pihak keluarga menerima dengan ikhlas kejadian tersebut. (*)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved