Berita Belitung

Terungkap Harapan Lama Sekolah Anak Belitung Tak Sampai Lulus SMA, Begini Penjelasan Statistisi

Terungkap Harapan Lama Sekolah Anak Belitung Tak Sampai Lulus SMA, Begini Penjelasan Statistisi, Senin (21/3/2022)

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: nurhayati
Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari
Ilustrasi siswa SLTA 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung mencatat angka harapan lama sekolah 11,86 tahun.

Ini menunjukkan bahwa penduduk usia 7 tahun ke atas memiliki harapan mengenyam pendidikan hanya setara kelas 11 SMA.

Angka tersebut berada di bawah rata-rata Provinsi Bangka Belitung yakni 12,17 atau setara kelas 12 SMA.

Secara nasional, harapan lama sekolah Indonesia pada 2021 yakni 13,08 atau setara diploma-1.

"Banyak faktor seperti fasilitas pendidikan yang tidak banyak bertambah. Misalnya kalau di Pangkalpinang pilihan sekolah lebih banyak termasuk sekolah swasta dan boarding school, sedangkan di Belitung pilihan sekolah untuk menempuh pendidikan tidak banyak bertambah," kata Statistisi selaku Koordinator Fungsi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Belitung Susanti. 

Baca juga: Polemik Tambang Rajuk di Belitung Timur, Bupati : Saya Tidak Melarang, Solusinya WPR

Baca juga: Gara-gara Cemburu Buta, Pelaku Tebas Syamsul dengan Parang saat Korban Asyik Minum Tuak di Belitung

Selain pilihan sekolah, angka harapan lama sekolah juga dipengaruhi anggaran yang dikucurkan pemerintah daerah dalam bidang pendidikan.

Harapan lama sekolah menjadi satu di antara komponen indeks pembangunan manusia (IPM) dalam dimensi pendidikan.

Selain harapan lama sekolah, BPS mencatat rata-rata lama sekolah yakni 8,45 tahun. Artinya, penduduk usia 25 tahun ke atas rata-rata lama sekolahnya 8,45 tahun atau setara kelas 8 SMP. 

Sementara itu, data IPM Belitung pada 2021 yakni 72,57 atau meningkat 0,06 persen dari tahun 2020. IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas manusia.

Selanjutnya IPM bermanfaat untuk mengukur keberhasilan pembangunan kualitas manusia, indikator target pembangunan pemerintah, dan sebagai salah satu alokator dana alokasi umum (DAU). 

Selain pendidikan, IPM juga dibentuk dari dimensi umur panjang dan umur sehat berupa umur harapan hidup, serta standar hidup layak yang digambarkan melalui pengeluaran per kapita per tahun. 

Dari segi umur harapan hidup, bayi yang baru lahir memiliki harapan hidup hingga 71,10 tahun.

Baca juga: Kongres Halal Internasional di Bangka Belitung Ditunda Hingga Mei 2022, Ini Alasannya

Baca juga: Gara-gara Cemburu Buta, Pelaku Tebas Syamsul dengan Parang saat Korban Asyik Minum Tuak di Belitung

Angka tersebut berada di atas rata-rata Provinsi Bangka Belitung yakni 70,73 persen. 

"Kalau umur harapan ini berkaitan dengan gizi dan layanan kesehatan. Berdasarkan Susenas (survei sosial ekonomi nasional) kami mencacah konsumsi masyarakat termasuk bayi untuk membeli susu juga mengakses fasilitas kesehatan," jelasnya. 

Menurutnya, dari sisi angka harapan hidup Belitung sudah dalam kategori baik. Angka harapan hidup perempuan lebih baik daripada laki-laki, yang mana perempuan 73 tahun sementara laki-laki 69,09 tahun. 

"Artinya perempuan memiliki kesempatan hidup lebih lama. Faktornya bisa dari makanan, pola hidup, dan manajemen stres berkaitan dengan keberlangsungan hidupnya," kata Susanti.

( Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved