Berita Belitung

Pertamina Pastikan Distribusi Pertalite Setiap Hari, Imbau Masyarakat Tidak Ikut Antre

Sebab menurutnya, BBM jenis pertalite terus dipasok Pertamina setiap harinya. Selain itu, kata dia, armada pendistribusian juga masih lancar.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Novita
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi petugas SPBU melayani pengendara motor yang akan mengisi BBM. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sr Supervisor Communication and Realtionship Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Haris Yuanza, mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya.

Sebab menurutnya, BBM jenis pertalite terus dipasok Pertamina setiap harinya. Selain itu, kata dia, armada pendistribusian juga masih lancar.

"Lebih ke demand (permintaan) masyarakatnya lagi meningkat dan kendaraan tiap hari mengisi full BBM dan rela ikut antre. Padahal kami sudah pastikan bahwa tiap hari kami suplai terus BBM ke SPBU," jelasnya saat dihubungi Posbelitung.co pada Kamis (21/4/2022).

Ia juga menginformasi, BBM jenis pertalite juga sudah mulai disuplai ke SPBU.

Meskipun, beberapa memang masih dalam perjalanan dan sebagian sudah dilakukan pengisian di beberapa SPBU.

"Jadi tidak perlu ikut-ikutan antre jika masih ada BBM, karena memang distribusi jalan terus," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Belitung, Sahani Saleh, menambahkan jajarannya akan menggelar rapat bersama forkopimda menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Kepulauan Babel Nomor 900/0279/IV Tentang Pengaturan Pemberian Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (Pertalite) di Lembaga Penyalur Bahan Bakar Minyak.

Menurutnya, pertalite termasuk Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP), maka distribusinya perlu diatur.

"Ini kan barang terbatas, makanya perlu diatur agar tidak dimanfaatkan oleh oknum pengerit. Dengan keluarnya Edaran Gubernur ini, kami akan rapatkan barisan bersama Forkopimda untuk pengaturan secara teknisnya," kata Sanem.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar saling pengertian dan berbagi BBM, khususnya pertalite, terutama menjelang Lebaran.

Menurutnya, semenjak pertamax mengalami kenaikan, memang terjadi disparitas dengan pertalite.

Namun di sisi lain, aktivitas pertambahan seperti TI suntik juga turut andil karena memakai bahan bakar yang sama.

Ia memastikan, jika pertalite hanya diperuntukan bagi kendaraan, maka akan berlebih.

"Ini kan yang jadi masalah dipakai untuk TI suntik juga. Saya pernah tanya, TI suntik itu memakai 10 liter per hari, sekarang berapa banyak yang nyuntik," tambahnya. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved