Doa dan Amalan
Doa untuk Melunasi Utang dengan Cepat Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
Amalan dari Rasulullah SAW untuk melunasi utang. Diawali oleh kisah Ali bin Abi Thalib yang bertemu dengan seorang budak yang punya utang.
POSBELITUNG.CO - Siapa yang tak ingin terbebas dari lilitan utang? Tentu siapa pun dari kita ingin utang yang dimiliki segera lunas secepatnya.
Memang berusaha adalah kewajiban dan di samping itu kita juga perlu berdoa agar apa yang kita cita-citakan dapat tercapai dengan mudah.
Barang siapa yang tak membayar utangnya padahal ia mampu, maka ia berdosa, bahkan jika dia meninggal dunia, amalannya tergantung antara langit dan bumi sampai utang itu dilunasi oleh ahli warisnya.
Jadi, agar utang kita cepat lunas, kita harus berusaha lebih keras dan juga lebih banyak berdoa agar dapat melunasi utang dengan cepat.
Pada artikel ini, akan dibagikan doa agar utang cepat terbayar.
Disampaikan oleh Ustaz Dr Syafiq Riza Basalamah tentang amalan dari Rasulullah SAW untuk melunasi utang. Diawali oleh kisah Ali bin Abi Thalib yang bertemu dengan seorang budak yang punya utang.
"Pernah datang seorang yang punya utang, punya tanggungan utang, dia datang kepada Abi Thalib, lalu dia mengatakan 'Wahai Ali bin Abi Thalib, aku ini enggak mampu untuk melunasi utang.' Dia itu budak yang hendak membebaskan dirinya, dia mengangsur," ujar Ustaz Dr Syafiq Riza Basalamah dikutip Posbelitung.co dari kanal YouTube Videosunnah Official, Selasa (24/5/2022).
Dari kejadian tersebut dibagikanlah amalan pelunas utang yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
"Apa kata Ali bin Abi Thalib? Apa dikasih duit sama Ali bin Abi Thalib? Enggak, tapi dikasih amalan. 'Kamu mau enggak aku ajarin sebuah amalan yang aku diajari sama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kalau engkau menanggung utang sebesar gunung Syir, Allah akan lunasi," sambungnya.
Pendakwah kelahiran Jember ini mengingatkan bila mengamalkan suatu amalan haruslah dengan keyakinan yang teguh kepada Allah SWT.
"Allah akan lunasi, tapi engkau percaya enggak sama Allah?" tambahnya.
Berikut doa yang dimaksud dalam kejadian tersebut:
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Latin: Allahummak fini bi halalika ‘an haramika wa aghnini bifadhlika ‘aman siwaka.
Artinya: “Ya Allah! Cukupilah aku dengan rezekiMu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan karuniaMu (hingga aku tidak minta) kepada selainMu.” (HR Tirmidzi).