Tips Kesehatan
Bukan Pakai Es Batu, Begini Pertolongan Pertama saat Terkena Air Keras, Tips dr Saddam Ismail
Terkena air keras memang dapat menimbulkan sensasi rasa panas dan terbakar. Jangan menggunakan es batu, lakukan hal-hal di bawah ini, tips dr Saddam
BANGKAPOS.COM -- Air keras merupakan istilah umum yang digunakan terhadap bahan atau larutan basa/asam yang kuat dan pekat.
Air keras terdiri dari beberapa jenis, misalnya asam sulfat atau H2SO4, asam klorida atau HCL, dan asam fosfat H3PO4.
Seseorang yang tersiram air keras dapat menimbulkan luka bakar pada bagian yang terkena.
Luka bakar akibat terkena air keras sangat berbahaya, karena dapat merusak struktur jaringan di kulit.
Terlebih jika air keras ini sampai tertelan atau terminum, maka dapat berpengaruh pada organ di dalam tubuh.
Oleh karenanya sangat dibutuhkan tindakan gawat darurat jika ada yang mengalami hal di atas.
Tujuannya yakni untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi akibat terkena siraman air keras.
dr Saddam Ismail akan membahas terkait pertolongan pertama jika terkena siraman air keras, di antaranya:
Bersihkan Luka dengan Air Mengalir
Jika seseorang terkena siraman air keras, jangan panik.
Segera cari sumber air mengalir dan basuh luka dengan air yang mengalir selama 10 sampai 20 menit.
Tujuannya yakni untuk mengurangi konsentrat air keras dan meminimalisir kerusakan atau luka yang terjadi.
Misalkan bagian mata terkena cipratan air keras, maka lakukan hal yang sama.
Jika sulit mencari air yang mengalir, dapat diganti dengan air steril lainnya, misalkan air botol mineral.
Lakukan secara perlahan, agar air keras tadi tidak menyebar ke area yang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20220603-air-keras-211.jpg)