Berita Kriminalitas
Diduga Ada Permainan, Oknum Petugas SPBU di Belitung Isi BBM ke Jerigen, Dapat Sanksi tegas
Diduga ada 'permainan' di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Perawas, Tanjungpandan, Belitung.
Penulis: Disa Aryandi |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Diduga ada 'permainan' di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Perawas, Tanjungpandan, Belitung.
Tertangkap kamera ponsel seorang pembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) berjenis pertalite menggunakan Jerigen.
Jerigen tersebut berada di dalam mobil minibus kijang Komando.
Ada banyak derigen BBM yang di isi oleh oknum petugas SPBU bernomor 24.334.160 pada, Selasa (14/6/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.
Nozzel pertalite dari mesin pompa SPBU itu bukan mengarah ke tangki mobil, kendati secara langsung mengis jerigen melalui jendela mobil berwarna hijau tua tersebut.
Adanya pengisian BBM berjenis pertalite ke jerigen dengan jumlah banyak itu, lantas diketahui oleh sejumlah pemilik kendaraan yang hendak mengisi BBM di SPBU yang beralamatkan di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Perawas itu.
Baca juga: Diduga Melakukan Makar, Polres Bangka Barat Amankan Seorang Pria, Temukan Bendera hingga Sajam
Baca juga: Naskah Kuno Berusia Ratusan Tahun, Ditulis Tangan Menggunakan Huruf Arab, Disimpan di Tempat Ini
Akibat dari pengisian menggunakan derigen ini, membuat pengendara lainnya harus lama menunggu dan terjadi antrean panjang pada saat itu.
"Kami menyayangkan itu. Seharu nya tidak boleh, apalagi kondisi pertalite saat ini sedang sulit. Kasihan kami yang menunggu," keluh Hendar, seorang pemilik kendaraan yang hendak mengisi BBM di SPBU tersebut, Selasa (14/6/2022).
Direktur PT Billiton Jaya Semesta (BJS) atau Direktur SPBU Perawas Leo Fernando ketika dikonfirmasi mengaku sedang berada di luar kota.
Namun ia sudah mengkonfirmasi tentang peristiwa pengisian BBM berjenis pertalite menggunakan Jerigen tersebut.
"Kami sudah bertanya langsung tadi ke manager yang disana. Kami akui, pengisian menggunakan jerigen tidak boleh di SPBU apalagi pertalite," kata Leo kepada Posbelitung.co.
Ia sudah memberikan teguran dan sanksi kepada petugas ataupun operator di SPBU yang dipimpinnya.
"Atas peristiwa ini aku ambil tindakan tegas, oknum operator itu d pecat, dan SPBU kami tidak melayani pengisian jerigen," tegas Leo.
Diketahui, untuk kondisi BBM berjenis pertalite, Selasa (14/6/2022) kembali menjadi barang langka alias tidak beredar di eceran.
Tidak diketahui apa yang menjadi BBM ini kembali mengalami kelangkaan. Namun klaim dari PT Pertamina, pasokan BBM ke Belitung dalam kondisi normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20220614-spbu1.jpg)