Berita Belitung

Jelang Idul Adha Tahun 2022, Penjualan Sapi Kurban Mulai Meningkat

Wilayah yang diberikan rekomendasi untuk memasok hewan kurban hanya dari Sumbawa dan Lampung Tengah.

Penulis: Dede Suhendar |
posbelitung.co/dede s
Peternak memberi makan sapi kurban yang dijual di kandang milik Syam Daging di Jalan Anwar, Kelurahan Pangkal Lalang, Rabu (22/6/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kandang para pemasok hewan kurban di wilayah Kabupaten Belitung mulai terisi menjelang perayaan hari raya Idul Adha awal Juli 2022 mendatang.

Bahkan penjualan hewan kurban juga mulai meningkat khususnya sapi.

Nase, pengelola Kandang Syam Daging di Jalan Anwar, Kelurahan Pangkallalang mengatakan, penjualan sapi mulai meningkat semenjak beberapa waktu lalu.

"Kalau kambing masih relatif rendah tapi kalau sapi meningkat. Kami saja stok masih sisa 10 persen," ujarnya kepada posbelitung.co pada Rabu (22/6/2022).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut tidak terlepas dengan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang sapi di beberapa wilayah Indonesia.

Informasi tersebut membuat masyarakat resah dan khawatir tidak kebagian sapi untuk berkurban di hari raya.

Di sisi lain, wilayah yang diberikan rekomendasi untuk memasok hewan kurban hanya dari Sumbawa dan Lampung Tengah.

"Misalnya dari Sumbawa itu baru sekali masuk, rencananya nanti ada satu kali lagi. Kalau Lampung lancar saja karena jaraknya dekat," katanya.

Nase mengatakan untuk harga jual kambing khusus kurban mulai dari Rp3 jutaan menyesuaikan ukuran.

Sedangkan sapi mulai dari Rp21 juta sampai maksimal Rp45 jutaan.

Ia tak menampik harga jual hewan kurban naik dibandingkan tahun sebelumnya, mengingat harga sudah naik dari daerah asal.

Ditambah biaya perawatan extra mulai dari perawatan kandang hingga pakan.

"Memang semenjak PMK kemarin, biaya perawatan jadi lebih extra. Karena kandang setiap hari disemprot dan pakan juga harus dijaga, karena sapi ini rentan sakit kalau lapar," katanya.

Nase tak menampik masih terdapat masyarakat yang menanyakan tentang PMK sebelum membeli hewan kurban.

Namun dirinya menyakinkan dari pantauan rutin Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Selain itu, kata dia, khusus di kandang Syam Daging selalu menjamin setiap hewan kurban yang dibeli selamat sampai hari pemotongan.

"Jadi walaupun ada yang bayar cash, itu tetap tanggungjawab kami sampai kurban nanti. Kalau ada apa-apa kami kami tanggung, karena hewan ini bisa saja sekarang sehat besok mati," katanya.

(posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved