Berita Belitung
Perusahaan di Belitung Tetapkan Harga TBS Kelapa Sawit Beli Rp900 per Kilogram
Fakta di lapangan harganya baru segitu dan surat edaran itu dengan harga terendah Rp 1.600 per kilogram belum terealisasi
Penulis: Disa Aryandi |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terendah sesuai Surat Edaran Menteri Pertanian Nomor 144/KB.310/M/6/2022 tanggal 30 Juni 2022 tentang Pembelian TBS Produksi Pekebun Rp1.600 per kilogram.
Namun faktanya dari harga tersebut, hingga sekarang belum terealisasi di Belitung.
Ketua DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Belitung, Mahdar mengatakan, harga TBS kelapa sawit saat ini hanya Rp 800 hingga Rp900 per Kg.
"Jadi fakta di lapangan harganya baru segitu dan surat edaran itu dengan harga terendah Rp 1.600 per kilogram belum terealisasi," kata Mahdar kepada Posbelitung.co, Senin (18/7/2022).
Menurutnya, harga TBS kelapa sawit sekarang ini 'terjun bebas' sekitar tiga bulan belakangan. Namun puncak anjloknya harga TBS kelapa sawit ini terjadi pada bulan Juli 2022 ini.
"Yang menentukan harga itu perusahaan sendiri bukan kami. Kami juga sudah menyampaikan ini ke instansi terkait, karena kami bingung sampai sekarang keputusan kementerian itu belum direalisasikan," ujarnya.
Kata Mahdar, alasan perusahaan tidak bisa mengikuti keputusan tersebut, lantaran pihak perusahaan tidak sanggup membeli dengan harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat.
"Termasuk harga dari dinas juga tidak diindahkan dari perusahaan ini, padahal harganya tidak jauh berbeda dari ketentuan kementerian," ucapnya.
Tidak dipungkiri, sejauh ini sudah banyak petani sawit di Belitung mengeluhkan tentang harga TBS kelapa sawit ini. Bahkan buah sawit para petani sudah banyak yang membusuk.
"Sekarang masih terus berkoordinasi dengan dinas terkait. Kami juga nanti akan membuat surat ke perusahaan-perusahaan agar bisa menampung TBS petani swadaya dengan harga yang masuk akal," bebernya.
Kabid Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Hamzah mengatakan, untuk mendorong agar harga TBS kelapa sawit di Belitung tetap normal, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pemerintah pusat serta Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.
Menurut Hamzah, dalam mengupayakan agar harga TBS kelapa sawit ini wajar, pihaknya juga melalui surat Bupati Belitung sudah menyampaikan agar menerima hasil panen petani swadaya.
"Nah harga Rp900 per kilogram itu mekanisme dari perusahaan sendiri dan perusahaan hanya melapor kepada kami harga setiap harinya. Tapi kami terus mengimbau agar harga TBS ini tetap Rp1.600 per kilogramnya," kata Hamzah.
Namun, dengan kondisi sekarang ini, instansi terkait tetap akan memperjuangkan harga TBS tersebut, agar sesuai. Salah satu langkah yang akan dilakukan, terjun langsung ke lapangan dan berdiskusi langsung dengan pihak perusahaan.
"Termasuk juga nanti realita di lapangan ini akan kami sampaikan ke pemerintah pusat melalui rapat koordinasi dengan pemerintah provinsi, menyampaikan bahwa harga TBS kelapa sawit di Belitung faktanya segini. Rakernya akhir bulan Juli ini," katanya.
(Posbelitung.co/Disa Aryandi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20220607-lada2.jpg)