G20 Belitung

1.175 Personel Bakal Dilibatkan dalam Pengamanan G20 di Belitung, Polda Babel Matangkan Persiapan

Yan Sultra mengatakan, pihaknya juga mempersiapkan jalur evakuasi darurat bagi tamu delegasi dan masyarakat dalam penanganan kesehatan dan hal lain.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Novita
Bangkapos.com/Dokumentasi
Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Yan Sultra 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Polda Kepulauan Babel terus mematangkan persiapan keamanan menyambut pertemuan tingkat menteri Development Working Group (DWG) G20 pada 7-9 September 2022 di Belitung.

Sebanyak 1.175 personel bakal dilibatkan untuk mengamankan kegiatan G20 di Belitung, termasuk bantuan personel dari Mabes Polri nantinya.

"H-5 anggota kami sudah berangkat ke sana. Segala kekurangan akan kita cek, nanti ada pola ring satu, dua dan tiga. Kita libatkan juga rekan kita dari TNI sesuai penempatanya," kata Kapolda Babel, Irjen Pol Yan Sultra, kepada Bangkapos.com, Minggu (28/8/2022).

"Di Belitung tiga bulan terakhir juga kejahatan sangat minim, masih didominasi kejahatan konvensional. Sarana dan prasarana kita tahu hanya dua Polres, kekurangan dibantu dari Polda Babel dan Mabes Polri untuk pengawalan rombongan," jelasnya.

Mantan Kapolda Sultra ini menambahkan, pihak kepolisian akan melakukan pengamanan semua tamu atau delegasi sesuai dengan standar. Semua yang ikut akan dipantau keberadaanya.

"Kita dengan pihak hotel sudah koordinasi terkait delegasi, dikonfirm semua dapat diamankan dengan sesuai standar. Pengikut delegasi juga yang tidak tahu menginapnya ini dicek terus, mereka ini akan meninap di luar Tanjung Kelayang. Jadi bukan hanya delegasi, tetapi banyak warga lokal dari seluruh Nusantara akan datang melihat G20," terangnya.

Yan Sultra mengatakan, pihaknya juga mempersiapkan jalur evakuasi darurat bagi tamu delegasi dan masyarakat dalam penanganan kesehatan serta hal lainnya.

"Ada semua jalur evakuasi bagaimana, kita juga sudah cek rumah sakit, rumah sakit sudah cukup fasilitas, tinggal dokter spesialis akan didatangkan semua dari Provinsi Babel dan Jakarta. Kemudian pada H-1 nanti sudah steril mulai dari bandara dan lokasi yang dipakai oleh delegasi," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, sebanyak 18 negara dan organisasi internasional telah melakukan registrasi kehadiran pada pertemuan tingkat Menteri Development Working Group (DWG) G20 di Belitung pada 7-9 September 2022. Sementara ada dua negara lagi yang belum registrasi kehadiran, yaitu Rusia dan Brasil.

Adapun 18 negara dan organisasi internasional yang telah mengonfirmasi kehadiran di antaranya, Australia, India, Italia, Jepang, Meksiko, Saudi Arabia, Korea Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikats, EU, Singapura, Kamboja, African UnionSenegal, EIB, IFAD, ILO, IsBD. Jumlah tersebut tersebut berdasarkan data hingga tanggal 23 Agustus 2022.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Babel, Fery Insani, mengatakan, sudah 18 negara dari 20 negara yang sudah konfirmasi hadir.

"Itu ada organisasi tingkat menteri pembangunan. Sisa dua, mempertimbangkan macam-macam, keamanan dan penerbangan. Kalau tidak salah, Rusia dan Brasil," kata Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Babel, Fery Insani.

Dia menyebut, negara yang belum mengkonfirmasi kehadiran ini akan tetap berpartisipasi. Mereka bisa saja melakukan registrasi nanti atau ikut agenda secara virtual.

Ia menambahkan, dalam menyukseskan DWG G20, Pemprov Bangka Belitung sudah hampir
merampungkan segala persiapan, mulai dari fasilitas infrastruktur, hotel dan penerbangan.

"Rapat sudah digelar di Belitung, ada Menteri Bappenas, ada banyak deputi, hadir juga Forkopimda, kita ini mendukung. Dimulai infrastruktur di kota, bandara, pengamanan oleh Polda, itu sudah siap, tidak ada yang kritis, kemarin cuma soal penerbangan, tapi maskapai sudah aman," jelasnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved