Berita Belitung

Bersiap Hadapi DBD, Wabup Belitung Minta Berbagai Pihak Antisipasi Jaga Kebersihan Lingkungan  

Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie meminta berbagai pihak mengantisipasi demam berdarah dengue (DBD).

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Rabu (14/9/2022). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG - Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie meminta berbagai pihak mengantisipasi demam berdarah dengue (DBD). Menurutnya, Puskesmas harus menyiapkan reagen untuk memeriksakan kondisi jumlah trombosit pasien sebagai pertanda kemungkinan penyakit DBD.

Selain itu, PMI juga harus bersiap untuk mengolah darah menjadi trombosit serta mempersiapkan transfusi yang lebih banyak. 

Isyak juga meminta masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan. Masyarakat harus bersiaga mencegah DBD dengan membersihkan wadah yang kemungkinan menampung air hujan seperti kaleng bekas dan batok kelapa. 

"Tidak boleh hanya di rumah masing-masing. Rumah sendiri bersih, tapi kalau tetangga, restoran, atau sekolah tidak bersih, balik ke rumah juga kena," katanya saat ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Belitung, Rabu (14/8/2022). 

Perubahan cuaca ekstrem yang sering terjadi di Belitung, lanjutnya, menjadikan DBD sebagai penyakit yang rutin terjadi. Makanya DBD harus dicegah dengan menerapkan pola hidup bersih dengan menerapkan 3M Plus, termasuk membuang jentik dan menaburkan bubuk abate. 

Terkait fogging atau pengasapan, lanjut Isyak, Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung memiliki SOP yang harus dijalankan karena menggunakan APBD untuk menyediakan alat. Makanya harus ada pertanggungjawaban berkaitan penggunaannya dan pertimbangan kasus DBD. 

"Karena sesuai SOP sebenarnya nyamuk harus diteliti agar obat yang digunakan sesuai. Kalau disemprot sembarangan, dikhawatirkan nyamuk menjadi kebal," lanjut dia. 

Selama 2022 hingga Agustus ini terdapat 146 kasus DBD. Kasus tertinggi terjadi pada Agustus dengan jumlah 33 kasus. Jumlah kasus ini terbilang tinggi meski kasus demam berdarah dengue ini juga sempat tinggi pada kurun waktu 2015-2017.

Ia juga menekankan pencegahan DBD kuncinya melalui puskesmas, kepala desa, dan RT/RW. Gotong royong menjadi hal penting di samping juga Isyak meminta PMI bersiaga saat adanya kebutuhan transfusi trombosit. ( Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved