Berita Belitung

Harga Cabai Rawit di Beltim 10 Persen Lebih Mahal Dibanding di Tanjungpandan

Pemda seharusnya mengedukasi masyarakat beltim khususnya para petani di sini untuk menanam cabai.

Penulis: Maggang (mg) | Editor: Tedja Pramana
Posbelitung.co/Vine febriani
Heri (34), Pedagang cabe rawit di Pasar Tradisional Manggar, Jumat (16/9/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Harga Cabai Rawit di Pasar Tradisional Manggar tembus Rp90 ribu sekarang, dimana harga ini lebih mahal 10 ribu rupiah atau berkisar 10 persen dibanding harga cabai di Tanjungpandan.

"Kalo di Tanjungpandan harga cabai Rp80, berati disini mencapai Rp90 malahan bisa lebih," ujar penjual cabai, Heri (34) kepada posbelitung.co, Jumat (16/9/2022).

Perbedaan harga ini disebabkan karena memang pasokan cabai dari petani lokal sendiri kurang. Hal itu membuat penjual Cabai di Pasar Tradisional Manggar memilih membeli pasokan cabe dari Tanjungpandan bahkan diluar Belitung.

Selain itu, juga disebabkan karena cuaca yang kurang menentu beberapa bulan ini, membuat cabai para petani menjadi banyak busuk dan panen tidak sesuai target, membuat naiknya harga cabai rawit.

Menurut Heri, selain di Tanjungpandan, dia juga membeli pasokan cabai dari jawa, namun harga jualnya pun bakal tetap sama senilai Rp90 ribu per kilo.

Biaya transportasi dan akomodasinya membuat harga cabai di manggar ini lebih tinggi dibanding daerah lain, apalagi kenaikan BBM ini membuat semua masyarakat menjerit, selain itu jumlah petani cabai juga tidak terlalu banyak di Beltim.

Dia juga mengatakan, Pemda seharusnya mengedukasi masyarakat beltim khususnya para petani di sini untuk menanam cabai.

"Misalnya pemda memberikan bantuan baik dalam bentuk modal ataupun bantuan dalam bentuk pupuk dan bibit," ucapnya.

Sehingga pemasok cabai di dalam Kota Beltim sendiri memenuhi kebutuhan cabai di pasar, para penjual pun tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membeli cabai dari luar, membuat harga cabai terus naik di pasar, lanjutnya.

(Posbelitung.co/Vine Febriani)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved