Kabar Selebritis

Anak Alvin Faiz Akan Punya Ayah Baru, Larissa Chou Dikabarkan Bakal Dinikahi Pembalap Tampan

Hanny Kristianto menyebut jika Yusuf, anak Alvin Faiz dan Larissa Chou sebentar lagi akan mempunyai ayah baru.

instagram
Larissa chou dikabarkan akan segera disunting pembalap tampan 

Awal Karir

Selama 7 tahuan Rio Haryanto berkiprah di dunia Gokart dan berbagai prestasi ia raih dalam karir balap gokart, seperti penghargaan atlet junior terbaik pada tahun 2005 dan tahun 2006 oleh Ikatan Motor Indonesia.

Pada tahun 2008, Rio Haryanto memulai karir profesionalnya sebagai pembalap mobil. Rio mengikuti tiga ajang, yaitu Asian Formula Challenge, Formula Asia 2.0 dan BMW Pasific di benua Asia. Dalam ajang tersebut, ia berhasil menjadi juara pertama dalan ajang Asian Karting Open Championship seri 1 sirkuit Guia, di Makau.

Pada tahun 2009, Rio kembali mengikuti kompetisi balap di banyak seri seperti Australian Drivers Championship, Asian Formula Renault Challenge dan BMW PAsific. Pada ajang BMW Pasifik, ia bergabung dalam team Meritus asal Malaysia dan Rio berhasil memenangkan 11 seri dari 15 seri secara keseluruhan.

Taget utama Rio Haryanto mengikuti balap mobil yaitu dapat bisa masuk dalam ajang Formula 1 Dunia. Karena itu, ia berusaha berjuang untuk meraih cita-citanya.

Karir di GP3 Europe Series

Pada tahun 2010, berkat dukungan dari beberapa sponsor, ia kemudian berhasil mengikuti ajang GP3 Europe Series, dan ia berhasil menjadi juara dalam seri balapan yang diadakan di Turki, kemudian ia berhasil meraih 1st Runenr Up di seri Silverstone dan 2nd Runner Up di Italy. Rio juga keluar sebagai The Best Driver Manor Racing.

Berkat kemenangan yang di Raih oleh Rio Haryanto di GP3, lagu Indonesia Raya berkumandang pertama kali di ajang balapan di benua Eropa.

Karir di GP2 Series

Berkat prestasi yang diraihnya dalam GP3, Rio hartyanto kemudian ikut dalam kejuaraan GP Formula pada tahun 2012. Ia bergabung dalam team Carlin GP2 Team. Ditahun itu juga ia pertama kali mencoba mobil balap formula 1 miliki team Marussia F1 dalam sebuah uji coba di sirkuit Silverstone, Inggris.

Hal tersebut juga yang membuat Rio berhasil memenuhi syarat untuk mendapatkan FIA Superlicense, yitu sebuah lisensi yang wajib dimiliki oleh pembalap yang ingin berkiprah di ajang F1, dan lagi-lagi ia menjadi orang asal Indonesia pertam ayang berhasil mendapatkannya.

Pada tahun 2013, Rio kemudian bergabung dengan Team GP2 Addax Team, namun dalam team ini, Rio mencatat hasil yang kurang bagus, hanya sedikit poin yang ia dapatkan dalam 4 seri balapan. Meskipun dalam team tersebut, ia sempat meraih podium pertama di sirkuit Silverstone, Inggris.

Karena performa mobil dan mekanik yang buruk, ia kemudian memutuskan untuk pindah dari team tersebut. Pada tahun 2014 ia pindah ke Team Caterham dan berpasangan dengan pembalap Alexander Rossi dari Amerika Serikat.

Kemudian pada tahun 2015,Rio Haryanto memilih untuk bergabung dengan team Compos Racing. Ia berhasil menjadi runner Up di seri GP Formula 1 yang di adakan di Bahrain. Ia juga berhasil keluar sebagai juara 2 dalam balapan yang diadakan di Austria. Dan hasil akhir ia menjadi juara 4 dalam GP 2. Prestasi yang diraihnya dijadikan sebagai kesempatan untuk masuk ke dalam ajang Formula 1, sembari mencari sponsor untuk mendukung Rio Haryanto dalam balapan Formula 1.

Karir di Formula 1

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved