Kuliner

Wow ! Sambal Lingkung Sundari Tembus ke Alfamart

Komoditi ikan yang melimpah di Pulau Belitung, membuat Sundari (41) sejak 2006 membuat olahan Sambal Lingkong. Berbekal resep turunan dari sang nenek

Penulis: vine febriani | Editor: Fery Laskari
istimewa
Sundari (41) pelaku usaha sambal lingkong yang produknya tembus di alfamart Beltim, Jumat (7/10/2022). (Foto Ist) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Komoditi ikan yang melimpah di Pulau Belitung, membuat Sundari (41) sejak 2006 membuat olahan Sambal Lingkung ( Sambal Lingkong). Berbekal resep turunan dari sang nenek, kini produknya sudah menembus Alfamart.

“Saya sangat Bangka produk Sambal Lingkong ini bisa dijual di Alfamart. Apalagi kemarin saat Alfamart mengadakan sosialiasi yang difasilitasi dinas UMKM banyak yang ikutan,” kata Sundari memulai ceritanya kepada Posbelitung.co, Jumat (7/10/2022).

Sundari mengatakan, dirinya memulai mengolah Sambal Lingkong pada tahun 2006. Melimpahnya hasil ikan birai diwilayahnya membuat ia menangkap peluang itu. Orderan awalnya, hanya sebatas tetangga yang sedang mengadakan hajatan. 

“Saya awalnya mendapatkan orderan dari tetangga yang mengadakan hajatan. Resepnya saya dapat dari warisan nenek dengan kemasan yang sederhana,” ujarnya.

Sambal Lingkong sendiri kerap dijumpai saat hari raya Idul Fitri dan disantap dengan ketupat. “Karena ini ada peluang, kenapa nggak sekalian saya seriusin. Luyaman lah untuk menambah pendapatan keluarga,” sahut Sundari.

Pada 2016, barulah ia melengkapi semua dokumen yang dipergunakan untuk Sambal Lingkong buatannya bisa masuk ke pasar yang lebih besar. Beberapa tempat galeri UMKM, pusat oleh-oleh juga sudah memajang produknya.

“Semua perizinan saya buatkan, mulai dari PIRT hingga sertifikat halal saya buatkan dengan harapan produk ini makin memiliki pasar potensial. Bahkan setahun belakang ini, saya perbaiki kemasannya, sehingga kelihatan menarik di mata konsumen,” katanya.

Berbekal keuletan, jatuh bangun dan suka duka yang dilaluinya selama menjalankan usaha, kini perbulan Sundari mengaku bisa memproduksi hingga 30 Kg Sambal Lingkong untuk dipasarkan ke gerai-gerai, antara laian Alfamart di Belitung Timur.

Ia berharap Sambal Lingkong ini tak hanya dipasarkan di Kabupaten Beltim saja, tetapi bisa masuk ke jaringan Alfamart yang lebih luas. 

“Tak lengkap kalau ke Belitung Timur tak mencari Sambal Lingkong. Kalau mau mencicipi rasanya, bisa mencarinya di Alfamart Belitung Timur,” tegasnya.  ( Posbelitung.co/Vine Febriani)

 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved