Berita Belitung

Spotdirgaau Tingkatkan Rasa Bela Negara Di Lanud H AS Hananjoeddin

Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk membangun daya tangkal bangsa melalui pembinaan kepada setiap warga negara Indonesia.

Penulis: Dede Suhendar |
IST/dok Lanud H AS Hanandjoeddin
Paban III/Tahwildirga Spotdirga, Kolonel Pnb Nurtantio Affan berfoto bersama peserta sosialisasi bela negara pada Jumat (7/10/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Spotdirgaau melaksanakan sosialisasi kesadaran bela negara diikuti puluhan peserta dari BPBD, CPNS, Satpol PP, AMB, PPI, Saka Dirgantara dan pelajar (SMA sederajat) se-Kabupaten Belitung di Lanud H AS Hanandjoeddin pada Jumat (7/10/2022).

Melalui siaran rilis Lanud, Paban III/Tahwildirga Spotdirga, Kolonel Pnb Nurtantio Affan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk membangun daya tangkal bangsa melalui pembinaan kepada setiap warga negara Indonesia.

Tujuannya untuk menghasilkan warga negara yang memiliki sikap mental dan karakter yang dijiwai oleh rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara dan rela berkorban untuk bangsa dan negara.

"Selain itu juga mempunyai kemampuan awal bela negara yang teraktualisasi sesuai profesi warga negara," kata mantan Danlanud Raden Sadjad Ranai-Natuna itu sembari membacakan Sambutan Aspotdirga Kasau Marsda TNI Bowo Budiarto.

Nurtantio menjelaskan, sosialisasi kesadaran bela negara juga bagian dari pembinaan kesadaran bela negara, yang bertujuan untuk menanamkan sikap dan perilaku yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Nantinya diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam usaha bela negara yang dilandasi rasa cinta tanah air dan semangat rela berkorban untuk bangsa dan negara," katanya.

Sementara itu, Danlanud H AS Hanandjoeddin, Letkol Nav Rudy Hartono menambahkan sosialisasi itu juga bermanfaat membangun komunikasi dialogis.

Sehingga dapat memperoleh kesamaan pandangan dalam memahami setiap permasalahan yang terjadi.

Menurutnya pada saat ini masih terdapat kecenderungan bahwa bela negara ini diartikan sebagai militerisme dan menganggap itu merupakan domain TNI.

"Perlu diketahui, bela negara bukan lah domain TNI saja, tetapi merupakan tanggung jawab semua warga negara sebagai komponen bangsa," katanya.

Untuk diketahui sosialisasi ini diisi oleh tiga orang nara sumber, yaitu Kasubbag BNNK Belitung Dahnial materi bahaya penyalahgunaan narkoba), Agen Muda Binda Kabupaten Belitung Rizky Rahlimadin, materi bahaya radikalisme dan terorisme dan Pabandya Potwil Paban III/Tahwildirga Spotdirga Letkol Pom Kukuh Danang, materi bela negara).

(posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved